Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kinerja Konsumsi Pemerintah Berada di Zona Merah
    News

    Kinerja Konsumsi Pemerintah Berada di Zona Merah

    August 7, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Kinerja Konsumsi Pemerintah Berada di Zona Merah 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kinerja Konsumsi Pemerintah Berada di Zona Merah 2
    Tangkapan virtual Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto dalam konferensi pers, Jakarta, Minggu (7/8/2022). (BP/Ant)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Kinerja konsumsi pemerintah yang berada di zona merah pada triwulan I dan II tahun 2022 menjadi rapor merah kinerja pemerintah. Demikian dikatakan Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto, dikutip dari kantor berita Antara, Minggu (7/8).

    “Padahal di saat pandemi COVID-19 seperti sekarang, kalau kita mau memulihkan sebenarnya yang bisa dijadikan sebagai akseleran adalah dari sisi konsumsi pemerintah. Cuma ternyata harapan kita tak tercapai,” katanya dalam konferensi pers secara virtual, Jakarta.

    Pada triwulan I/2022, pengeluaran konsumsi pemerintah bertumbuh negatif di angka -7,59 persen dan -5,24 persen di triwulan II/2022.

    Menurut dia, salah satu persoalan yang menyebabkan kinerja konsumsi pemerintah di zona merah secara dua triwulan berturut-turut terkait masalah kapasitas birokrasi dalam merancang Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). “Kalau memang konsumsinya selalu tumbuh negatif ya sudahlah, harusnya lebih efisien aja belanjanya, sekalian kan tidak perlu utang terlalu banyak. Rancangan APBN defisitnya diperbesar, tapi kemudian dari sisi belanja kapasitasnya tak bisa lebih cepat sehingga dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi tak begitu kuat dari sisi konsumsi pemerintah,” ungkap Eko.

    Hingga akhir Juni 2022, belanja negara mencapai Rp1.156,88 triliun atau 37,24 persen terhadap pagu APBN 2022 atau turun 1,13 persen year on year dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. “Jika dilihat dalam pada realisasi belanja pemerintah pusat juga mengalami penurunan pertumbuhan sebesar 0,82 persen. Hal ini disebabkan realisasi belanja barang dan belanja modal masih mengalami kontraksi masing-masing 20,75 persen dan 19,84 persen yoy,” ucap dia. (Kmb/Balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePenangguhan Penahanan Roy Suryo Kewenangan Penyidik Polda Metro Jaya
    Next Article BRI Gelar Pesta Rakyat Simpedes di Galuh Mas Karawang, Komitmen Edukasi UMKM di 379 Kota – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.