Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»KKP Luncurkan Galeri Produk Perikanan Mulai Makanan Hingga Kecantikan
    Ekonomi

    KKP Luncurkan Galeri Produk Perikanan Mulai Makanan Hingga Kecantikan

    May 24, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    KKP Luncurkan Galeri Produk Perikanan Mulai Makanan Hingga Kecantikan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sektor kelautan dan perikanan tidak hanya menghasilkan produk pangan. Kini hasil sektor tersebut bisa digunakan untuk produk kecantikan serta kerajinan tangan.

    Guna terus mengembangkan dan memperkenalkan produk tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pun menyiapkan galeri #PasarLautIndonesia di pintu kedatangan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan rest area Tol Trans Jawa, tepatnya di KM 260 B Brebes dan 456 Salatiga.

    Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Artati Widiarti mengungkapkan, galeri ini bagian dari soft launching “Pasar Laut Indonesia”. Sekaligus bentuk dukungan KKP pada gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI).

    “Di galeri #PasarLautIndonesia, semua produk UMKM unggulan dipajang di booth agar masyarakat kita semakin bangga dengan UMKM, dengan hasil laut dan perikanan Nusantara,” kata Artati saat peluncuran booth Galeri #PasarLautIndonesia di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (24/5).

    Kata dia, para pelancong bisa berbelanja beragam makanan olahan seperti sereal ikan, abon ikan, abon rajungan, sambal ikan, mie ikan, kacang bandeng, fish skin dan trasi. Selain itu, kaum hawa juga bisa membeli beragam produk kecantikan seperti facial wash, face mask, shampoo, serum, garam spa serta handycraft berbasis produk laut.

    “Kita ingin menunjukkan, ikan atau produk kelautan dan perikanan tidak hanya bisa dinikmati anak-anak untuk kecerdasannya, tapi juga ibu-ibu untuk kecantikannya dan semua usia untuk kebutuhan imunitasnya,” urai Artati.

    Khusus booth galeri #PasarLautIndonesia di Rest Area KM 260 B dan 456, akan lebih banyak mempromosikan produk UMKM unggulan dari daerah setempat. Melalui galeri ini, semua lapisan masyarakat dapat menjadi bagian dari Gerakan BBI.

    Dia pun mengimbau para pembeli untuk memposting produk-produk tersebut di sosial media. “Dengan begitu, Gerakan Bangga Buatan Indonesia bisa menjadi penggerak ekonomi nasional. Ayo, bantu beli dan borong produk-produk mereka sebagai wujud sifat gotong royong bangsa Indonesia. Membeli produk UMKM bukan saja membantu perekonomian mereka, namun juga menjadi bukti kebanggaan kita terhadap produk bangsa sendiri,” tuturnya.

    Senada, Direktur Pemasaran PDSPKP menjelaskan alasan penempatan galeri #PasarLautIndonesia di tiga titik tersebut. Menurutnya, lokasi-lokasinya sangat strategis untuk menarik sebanyak mungkin masyarakat.

    “Harapannya galeri ini semakin menarik perhatian masyarakat bahwa banyak produk-produk UMKM kelautan dan perikanan yang bagus-bagus, kemasannya juga bagus, tidak kalah dengan hasil industri besar,” terang Machmud.

    UMKM lain juga dapat ikut mendaftar di #pasarlautindonesia agar bisa mendapatkan beragam manfaat. “Website juga telah terkoneksi dengan Pameran Virtual #pasarlautindonesia yang akan dilaksanakan pada bulan Juni dan November 2021,” sambungnya.

    Sementara itu, President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin memastikan dukungannya terhadap berbagai program pengembangan UMKM seperti yang dicanangkan KKP. Dia juga menilai aksi kolektif berbagai sektor dibutuhkan dalam mendukung UMKM menemukan peluang dan bangkit di tengah krisis akibat pandemi Covid-19.

    “Kami berharap dengan adanya galeri produk perikanan dan kelautan di Terminal 3, masyarakat dapat semakin bangga terhadap produk-produk dalam negeri,” kata Awaluddin.

    Sebagai informasi, produk perikanan dan kelautan yang berada di galeri Pasar Laut Indonesia Terminal 3, nantinya dapat dibeli secara online melalui aplikasi Travelin sebagai media e-commerce yang dapat diunduh di iOS dan Android. Aplikasi Travelin dikembangkan oleh AP II, untuk memudahkan dan memberikan seamless journey experience bagi traveler, serta mendukung ekosistem transportasi dan pariwisata nasional.

    Editor : Mohamad Nur Asikin

    Reporter : Saifan Zaking


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAirlangga Yakin Digitalisasi UMKM Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional
    Next Article Pegawai Tetap KPK Tolak SK Pembebastugasan 75 yang Gagal TWK
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.