Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Klaster Usaha Paras Taro Berkembang Berkat “Klasterku Hidupku”
    Ekonomi

    Klaster Usaha Paras Taro Berkembang Berkat “Klasterku Hidupku”

    April 12, 2024Updated:March 13, 2025No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Klaster Usaha Paras Taro Berkembang Berkat "Klasterku Hidupku" 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Klaster Usaha Paras Taro Berkembang Berkat "Klasterku Hidupku" 2
    Perajin sedang bekerja membuat kerajinan batu paras Taro. (BP/Istimewa)

    GIANYAR, BALIPOST.com – Suara orang bekerja terdengar ramai di workshop usaha kerajinan batu padas (paras) Taro milik I Wayan Parnata pada Jumat (12/4) siang. Parnata pun ikut terjun langsung membuat beragam produk dari paras Taro, yang umumnya digunakan di tempat peribadatan umat Hindu tersebut.

    Parnata menuturkan sudah sejak lama, Desa Taro yang terletak di Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar memang terkenal dengan kerajinan paras Taro. Bahkan di Banjar Belong, tempatnya berasal, hampir 75 persen penduduknya berkecimpung dalam usaha kerajinan ini.

    Sebelum 2018, usaha yang ditekuni masyarakat masih bersifat sporadis. Mereka bekerja sendiri-sendiri. “Klaster usaha paras Taro terbentuk pada 2018. Tapi usaha saya misalnya, sudah ada sejak 2008,” ungkapnya.

    Pembentukan klaster usaha ini diakui tak terlepas dari pembinaan yang diberikan BRI lewat program “Klasterku Hidupku.” Ia mengatakan mantri BRI yang melakukan pendekatan pada perajin untuk membentuk klaster usaha. “Awalnya itu saya kan terkendala modal usaha untuk memperluas bisnis saya, lalu ada Mantri BRI yang mengajukan usaha saya ke program Klaster Usaha,” sebutnya.

    Klaster Usaha Paras Taro Berkembang Berkat "Klasterku Hidupku" 3
    Perajin sedang membuat produk dari paras Taro, (BP/Istimewa)

    Sejumlah kredit untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) digelontorkan pada anggota klaster yang jumlahnya mencapai 30 orang. “Pemberian KUR ada banyak macamnya. Ini untuk memajukan usaha paras Taro,” sebutnya.

    Parnata yang merupakan Ketua Klaster Paras Taro ini menyampaikan pihaknya sangat berterima kasih atas dukungan dari BRI. Dukungan BRI disebutnya sangat membantu kemajuan usaha para anggota dalam memperluas bisnisnya.

    Dukungan dari BRI sendiri berupa akses layanan keuangan, serta pembinaan, hingga bantuan sarana dan prasarana yang menunjang kegiatan para perajin di klaster usaha.

    Klaster Usaha Paras Taro menghasilkan berbagai produk kerajinan yang kebanyakan memang berhubungan dengan tempat peribadatan umat Hindu. “Pemberian bantuan peralatan untuk pembuatan produk paras Taro diberikan BRI pada 2019, sebelum pandemi melanda,” sebutnya.

    Beberapa produk mereka seperti pelinggih, angkul-angkul, dan tembok. Produk yang mereka buat dipasarkan dengan harga beragam. Satu set pelinggih termurah bisa dipasarkan Rp 700 ribu tergantung ukuran dan yang paling mahal Rp 5 juta. “Tergantung motif yang diminta konsumennya,” jelas Parnata.

    Klaster Usaha Paras Taro Berkembang Berkat "Klasterku Hidupku" 4
    Perajin sedang membuat produk dari paras Taro, (BP/Istimewa)

    Untuk omzet, ia mengakui tak tentu, tergantung jumlah pesanan yang diterima klaster usaha. Jika dirata-ratakan, ia mengatakan kisarannya mencapai Rp 5 hingga 10 juta per bulan. “Memang kalau perajin itu penghasilannya tidak tetap jumlahnya, tapi bisa rutin dapat setiap bulan. Perajin itu sendiri kan juga musiman. Kalau di Bali ada momen yang namanya Purnama Kadasa dan Purnama Kapat, itu biasanya mulai banyak pesanan pelinggih jadi kita bisa mendapatkan penghasilan lebih,” jelasnya.

    Pemasaran produk paras ini ternyata tidak hanya di Bali. Ia mengatakan pihaknya telah mengirim sejumlah produk ke Lombok, Jakarta, Bogor, hingga Lampung. Ini, mengingat cukup banyak umat Hindu yang berdiam di wilayah-wilayah tersebut.

    Ia pun mengakui berkat BRI, klaster usahanya sudah jauh lebih berkembang. Parnata berharap usahanya bisa semakin berkembang. “Harapannya adalah klaster usaha ini semakin maju dan juga semoga bisa mendapatkan permodalan dengan agunan rendah dari BRI, jadi bisa membantu memperluas usaha.”

    BRI lewat program “Klasterku Hidupku” menjadi wadah ampuh bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan setiap bisnis yang dijalani. Belum lama ini, Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari mengungkapkan bahwa BRI memiliki komitmen untuk terus mendampingi dan memberdayakan pelaku UMKM lewat program Klasterku Hidupku. “Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan membantu pelaku UMKM, tidak hanya berupa modal usaha saja tapi juga melalui pelatihan-pelatihan usaha dan program pemberdayaan lainnya, sehingga UMKM dapat terus tumbuh dan semakin tangguh,” ungkap Supari dikutip dari keterangan tertulisnya.

    Menurutnya, kehadiran Klasterku Hidupku sangat bermanfaat bagi kelompok usaha dalam mendapatkan dukungan program pemberdayaan. “Semoga apa yang ditunjukkan klaster usaha ini menjadi motivasi dan cerita inspiratif dapat ditiru oleh kelompok-kelompok usaha lainnya di berbagai daerah,” tegas Supari. (Diah Dewi/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAudi ingatkan soal ‘airbag’ pada belasan model di Amerika
    Next Article Kia rancang truk Tasman, bakal meluncur di Korsel dan Australia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.