Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Korban Gua Thailand Terancam Trauma Berkepanjangan
    News

    Korban Gua Thailand Terancam Trauma Berkepanjangan

    July 11, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Korban Gua Thailand Terancam Trauma Berkepanjangan

    Operasi penyelamatan 13 remaja di gua Thailand (Foto: AFP)

    Bangkok – Psikolog klinis di Pusat Oxford khusus Gangguan Kecemasan dan Trauma, Jennifer Wild menilai, para remaja yang terperangkap di gua Tham Luang, Thailand selama lebih dari dua minggu terancam menderita trauma.

    Trauma tersebut, menurut Wild akan memakan waktu hingga berbulan-bulan, karena telah melewati serangkaian kejadian yang berbahaya dan menegangkan, sebelumnya akhirnya diselamatkan oleh tim penyelam pada Selasa (10/7).



    “Perjalanan mereka belum berakhir,” ujar Wild dilansir dari AFP.

    “Mungkin setelah ini ada semacam trauma, tentang perasaan takut di kegelapan, takut ketika pintu kamar ditutup, atau mungkin trauma berenang,” jelasnya.

    Baca juga :

    • Akhirnya, Seluruh Korban di Gua Thailand Berhasil Dievakuasi
    • Bocah ke-9 Berhasil Diselamatkan dari Gua
    • Penyelaman Tahap Ketiga Gua Tham Luang Dimulai

    Normalnya, kata Wild, jika manusia memperoleh kejadian yang tidak mengenakkan selama berminggu-minggu, maka wajar bila menimbulkan sebuah kenangan pahit di otak.

    Namun apabila tidak hilang dalam rentan waktu satu bulan, maka para remaja itu terancam terkena gangguan stres pasca-trauma atau yang dikenal dengan post-traumatic stress disorder (PTSD).

    Karena itu, Wild menyarankan supaya ke-13 remaja itu menghabiskan satu minggu perawatan di rumah sakit, dan enam bulan untuk menjalani pemantauan psikologis.

    Hal senada juga disampaikan oleh seorang psikologi asal King College London Andrea Danese. Menurutnya, meskipun luka fisik bisa disembuhkan dalam waktu singkat, namun penyembuhan psikologis butuh waktu yang lama.

    Dalam hal ini, anak-anak tersebut membutuhkan sosok keluarga dan teman-teman sekolah yang dapat membantu mereka kembali seperti sediakala.

    “Mungkin mereka menjadi takut, gelisah, khawatir dengan keselamatan, murung, mudah marah, atau mati rasa,” kata Danese.

    TAGS : Gua Thailand Banjir

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/37526/Korban-Gua-Thailand-Terancam-Trauma-Berkepanjangan/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMenristekdikti Tantang Unair Hasilkan Bahan Farmasi Lokal
    Next Article Fahri Minta Anies Tak Ikuti Jejak Jokowi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.