Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»KPK Bidik "Tim 11" pada Kasus Gratifikasi di Kukar
    News

    KPK Bidik "Tim 11" pada Kasus Gratifikasi di Kukar

    September 28, 2017No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    KPK Bidik "Tim 11" pada Kasus Gratifikasi di Kukar 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    KPK Bidik "Tim 11" pada Kasus Gratifikasi di Kukar

    Struktur Tim 11 versi dokumen aduan masyarakat

    Jakarta – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui adanya keterlibatan Tim 11 dalam kasus dugaan gratifikasi dan suap yang menjerat Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari. Basaria memastikan jika pihaknya akan mendalami dan mengembangkan keterlibatan tim yang dikomandoi oleh Komisaris PT Media Bangun Bersama, Khairudin dalam kasus tersebut.

    “Pengembangan masih sangat mungkin,” tegas Basaria di kantornya, Jakarta, Kamis (28/9/2017).

    Informasi yang dihimpun Jurnas.com, tim 11 disebut merupakan kelompok di lingkaran dekat Rita yang terdiri dari 11 orang dengan beragam latar belakang. Ada yang berasal dari LSM, Seniman, Dosen, anggota DPRD, dan direksi media.

    Mereka adalah, Khairudin (Staf Khusus Bupati Kutai Kartanegara), Fajri Tridalaksana (Direksi Koran Kaltim),  Sarkowi V Zahry (Anggota DPRD Kaltim), Abrianto Amin (LSM). Kemudian, Dedi Sudarya (Mantan Anggota DPRD Kutai Kartanegara / Seniman).

    Kemudian,  Erwinsyah ( Direktur Utama Perusda Tunggang Parangan / Dosen Unikarta), Awang Yacoub (Anggota DPRD Kutai Kartanegara), Abdul Rasyid (Ketua KONI Kutai Kartanegara), Suriansyah (Pasif) (Direksi Koran Kaltim), Muhammad Iskandar (Alm./ korban jembatan runtuh 26 November 2011/Direksi Koran Kaltim), dan Junaidi (Anggota DPRD Kutai Kartanegara / Ketua KNPI Kutai Kartanegara).

    Tim yang kini berisi 10 orang itu di balik layar yang mengendalikan roda pemerintahan di Kukar. Tim tersebut bahkan menjadi pengendali dan menentukan anggaran proyek-proyek besar dan kebijakan perizinan di wilayah Kukar.

    Sosok yang paling banyak memegang kendali adalah Abrianto. Abrianto mantan pentolan Walhi Kaltim ini,  bertugas sebagai pengendali. Peranannya menyangkut berbagai kegiatan, dari perizinan batubara, perkebunan, dan izin usaha investasi.

    Abrianto juga menjalankan fungsi kegiatan kontraktor/swasta, seperti infrastruktur dan rehab/renovasi. Tak hanya itu saja, Abrianto berfungsi untuk tugas berkaitan dengan LSM.

    Selain mendalami pihak penerima gratifikasi lain, tim penyidik KPK juga mengusut pihak-pihak yang diduga memberikan gratifikasi kepada Rita. Khairudin sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi bersama-sama Rita.

    “Untuk pengembangan itu sudah sangat sangat mungkin gratifikasi ini. Sudah barang tentu ada pihak yang memberikan kepada KHR (Khairudin) dan RIW (Rita Widyasari),” ungkap Basaria.

    Pengembangan kasus dugaan gratifikasi yang menjerat Rita dan Khairudin telah dilakukan tim penyidik KPK dengan menggeledah sejumlah kantor kepala dinas di lingkungan Pemkab Kutai Kartanegara sejak Selasa (26/9/2017) hingga Kamis (28/9/2017).

    Dari lokasi-lokasi tersebut, tim penyidik menyita sejumlah dokumen berupa catatan keuangan yang diduga gratifikasi serta dokumen yang berkaitan dengan proyek-proyek di Kutai Kartanegara. Selain itu tim juga mengamankan empat mobil mewah milik Rita.

    “Makanya dilakukan sekarang penggeledahan di beberapa kantor dinas karena gratifikasi ini sudah barang tentu berhubungan dengan orang-orang yang memberikan. Ada beberapa prediksi diberikan kepala dinas yang ada di sana. Untuk pengembangan itu sudah sangat-sangat mungkin,” tandas Basaria.

    TAGS : Kasus Korupsi Rita Widyasari Kutai Kartanegara

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/22488/KPK-Bidik-Tim-11-pada-Kasus-Gratifikasi-di-Kukar-/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHakim Kuatkan Fee Pengadaan Alquran untuk Priyo Budi Santoso
    Next Article Siapa "Tim 11" yang Dibidik KPK Terkait Gratifikasi Kukar
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.