Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»KPK dan PPATK Diminta Usut Dugaan Suap Seleksi Anggota BPK
    News

    KPK dan PPATK Diminta Usut Dugaan Suap Seleksi Anggota BPK

    August 21, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    KPK dan PPATK Diminta Usut Dugaan Suap Seleksi Anggota BPK

    Ilustrasi BPK

    Jakarta, Jurnas.com – Proses seleksi calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) diduga ada indikasi kecurangan dan politik kotor berupa transaksi gelap. Akibatnya, seleksi calon anggota BPK sampai saat ini belum menunjukkan hasil yang signifikan.

    Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3I) Tom Pasaribu, kepada wartawan, Jakarta, Rabu (21/8).



    Menurutnya, pimpinan Komisi XI DPR telah melanggar tata tertib (Tatib) DPR RI No 1 Tahun 2014 pasal 198 ayat (2) serta peraturan perundang-undangan terkait proses seleksi calon anggota BPK.

    “Dalam proses seleksi yang dilakukan komisi XI sepertinya ada indikasi kecurangan dan politik kotor, bila melihat sikap pimpinan Komisi XI yang tetap eupakeuh untuk melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh DPR RI dalam hal seleksi calon anggota BPK Periode 2019-2024,” kata Tom.

    Baca juga.. :

    • Komisi III DPR Sebut Pansel Sudah "On Track" Jaring 40 Capim KPK
    • KPK Tetapkan Jaksa Kejari Yogyakarta dan Surakarta Sebagai Tersangka Suap
    • Komisi III Yakin Pansel Hasilkan Capim KPK Berkualitas

    “Bahkan, akibat prilaku pimpinan Komisis XI dalam seleksi calon Anggota BPK telah memakan korban ASN harus dimutasi dari jabatannya, saya baca di media Tempo Online,” terangnya.

    Menurutnya, dugaan transaksi oleh seseorang yang cukup dekat dengan salah satu anggota Komisi XI DPR itu sebesar Rp6,5 miliar dengan pecahan Dolar Singapura. Untuk itu, PPATK dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk mengusut transaksi itu.

    “PPATK dan KPK harus segera menelusuri transaksi yang dilakukan oleh seseorang tertanggal 10 Agustus 2019 sebesar Rp 6.512.622.810 yang ditukar ke Dolar Singapura, sebab seseorang tersebut adalah PNS dan pensiunan terakhir menjabat sebagai Dirjen dan sepengetahuan saya saat ini sebagai Staff Ahli di pemerintahan, sesuai data bahwa seseorang ini berhubungan erat dengan salah seorang Anggota Komisi XI,” terangnya.

    Menurutnya, adanya dugaan transaksi gelap tersebut patut dicurigai. Mengingat, sampai saat ini seleksi calon Anggota BPK masih tersangkut di DPR serta melihat sikap pimpinan Komisi XI.

    “Tidak mustahil transaksi ini ada kaitannya, tapi biarlah PPATK dan KPK yang membuktikan kemana aliran dana tersebut,” tegas Tom.

    “Perlu saya jelaskan bahwa saya tidak menuduh, namun wajar saya curiga dengan transaksi tersebut dilakukan oleh seorang Staff Ahli dan berketepatan punya hubungan yang begitu erat dengan salah seorang Anggota Komisi XI,” demikian Tom.

    TAGS : Calon Anggota BPK KPK Komisi XI

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/57948/KPK-dan-PPATK-Diminta-Usut-Dugaan-Suap-Seleksi-Anggota-BPK/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKetua DPW Sultra Berharap Sekjen PKB Diganti
    Next Article Komisi III DPR Sebut Pansel Sudah "On Track" Jaring 40 Capim KPK
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.