Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»KPK Terima Laporan Dugaan Korupsi Pembangunan 30 Puskesmas di Jakarta
    News

    KPK Terima Laporan Dugaan Korupsi Pembangunan 30 Puskesmas di Jakarta

    January 24, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    KPK Terima Laporan Dugaan Korupsi Pembangunan 30 Puskesmas di Jakarta

    Gedung KPK

    Jakarta – Relawan Kesehatan Indonesia melaporkan indikasi dugaan korupsi proyek pembangunan sekitar 30 Puskesmas di DKI Jakarta. Dugaan korupsi ini menguat lantaran proyek pembangunan yang menghabiskan anggaran pada APBD DKI tahun 2017 yang nyaris Rp  1 triliun itu mangkrak.

    “Kami dari Relawan Kesehatan Indonesia tadi sudah memberikan berkas aduan dugaan adanya tindak pidana korupsi terkait pembangunan 30 Puskesmas di DKI pada APBD 2017. Jadi, berdasarkan penelusuran kami banyak temuan yang harus kami laporkan ke KPK yang terindikasi adanya korupsi dan kolusi,” ucap Ketua Nasional Relawan Kesehatan Indonesia, Agung Nugroho usai melaporkan dugaan korupsi ini di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (24/1/2018).

    ‎‎Dikatakan Agung, dugaan korupsi ini terindikasi merugikan keuangan negara hingga Rp 300 miliar. Menurut Agung, Kepala Dinas Kesehatan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan kontraktor sebagai pihak yang bertanggung jawab atas tersebut

    “Kami melaporkan Kepala Dinas Kesehatan terus PPK, dan MK (Manajemen Konstruksi),” tegas dia.

    Diterangkan Agung, dugaan korupsi ini memiliki pola dan modus yang serupa dengan dugaan korupsi proyek pembangunan 18 Puskesmas pada APBD 2016. Saat ini dugaan korupsi pembangunan 18 Puskesmas itu ‎sedang diusut oleh Bareskrim Polri.

    “Ini pengulangan pada saat pembangunan 18 Puskesmas pada tahun 2016 dengan pola dan modus operandi yang sama,” ujar dia.

    Pembangunan 30 Puskesmas ini, kata Agung, menggunakan skema pekerjaan tahun tunggal dan seharusnya rampung pada akhir 2017 lalu. Berdasarkan aturan yang berlaku, sisa anggaran yang belum terserap dikembalikan lagi sebagai Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) anggaran tahun 2017 ke kas negara, jika pekerjaan belum selesai saat tutup buku akhir tahun.‎

    “Namun, ada tendensi penyerapan yang terjadi dilakukan semaksimal mungkin tanpa mengindahkan progres pembangunan yang ada di lapangan,” tutur dia.

    Lebih lanjut Agung menerangkan, ada sejumlah kesamaan pola dan modus antara proyek pembangunan 18 Puskesmas di tahun 2016 dan 30 Puskesmas di tahun 2017. Dimana, kedua proyek ini sama-sama menggunakan lelang konsolidasi dengan memenangkan satu perusahaan dengan satu kontrak untuk mengerjakan proyek yang demikian banyak. Sistem ini berpotensi membuat proyek mangkrak atau terlambat.

    Tak hanya itu, metode pembangunan menggunakan design and build yang terbukti gagal menepati waktu tidak sesuai dengan janjinya dan tidak menggunakan proses perencanaan sehingga menyulitkan pemeriksa menentukan kualitas bangunan dan memuja celah terjadinya korupsi. Sebab
    itu, Relawan Kesehatan Indonesia mendesak KPK untuk mengusutnya.

    “Pembangunan yang terlambat ini dipaksakan oleh kontraktor maupun oknum Dinas Kesehatan untuk melakukan penyerapan secara maksimal tanpa memandang progres di lapangan,” kata dia.
    ‎

    TAGS : KPK Pengaduan Korupsi DKI Jakarta

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/28265/KPK-Terima-Laporan-Dugaan-Korupsi-Pembangunan-30-Puskesmas-di-Jakarta-/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleFraksi PKS Ajak Generasi Zaman Now Peduli Masalah Rakyat
    Next Article Data Pendonor Organ di Malaysia Keboboran
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.