Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Kritik Pedas IGI untuk Kemdikbud: Kementerian Terserah
    News

    Kritik Pedas IGI untuk Kemdikbud: Kementerian Terserah

    June 9, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Kritik Pedas IGI untuk Kemdikbud: Kementerian Terserah

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim (Foto: Muti/Jurnas.com)

    Jakarta, Jurnas.com – Ikatan Guru Indonesia (IGI) melontarkan kritik keras terhadap Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), dengan menyebut institusi yang digawangi oleh Nadiem Anwar Makarim itu kementerian terserah.

    Pasalnya, selama tiga bulan kebijakan Belajar dari Rumah berjalan akibat pandemi virus corona baru (Covid-19), Kemdikbud tidak mengeluarkan langkah konkrit terkait persiapan menghadapi kenormalan baru (new normal).

    “Selama tiga bulan kemendikbud seolah-olah menjalankan sistem “kementerian terserah” terutama dalam menjalankan proses pembelajaran dari rumah,” tegas Ketum IGI M. Ramli Rahim dalam keterangannya pada Senin (8/6).

    Apabila Kemdikbud memaksakan dimulainya kembali pembelajaran tatap muka, lanjut Ramli, pihaknya mendorong dilakukannya blended learning antara belajar daring (online) dan luring (offline).

    Kata Ramli, siswa cukup dua minggu sekali ke sekolah, dan cukup empat jam di sekolah dengan sistem guru piket.

    Baca juga.. :

    • Buka Tahun Ajaran Baru, Kemdikbud Dianggap Tidak Manusiawi
    • Zona Hijau Tak Jadi Jaminan Sekolah Bisa Dibuka
    • Selama Covid-19, Kemdikbud Klaim Publikasi Ilmiah Melesat

    “Sehingga siswa cukup bertemu guru mata pelajarannya 10-15 menit dalam bentuk konsultasi kesulitan yang dialami selama seminggu menjalani pembelajaran dalam jaringan,” jelas Ramli.

    Adapun seluruh materi pelajaran seharusnya sudah bisa diakses anak didik melalui aplikasi yang dibuat sendiri oleh guru, sebelum pembelajaran daring.

    Dengan demikian, ketika melakukan pembelajaran Daring guru lebih mudah menyampaikan materinya, dan cukup 20 menit untuk satu jam pelajaran yang selama ini 35 menit untuk SD, 40 menit untuk SMP dan 45 menit untuk SMA.

    “Dengan menggabungkan daring dan luring ditambah penyiapan materi lebih awal sebagai bekal daring, maka diyakini bahwa pembelajaran akan jauh lebih efektif bahkan dibanding era normal,” papar dia.

    “Dan sesungguhnya pedoman penyelenggaran pembelajaran jauh seperti inilah yang diminta oleh IGI agar diterbitkan oleh Kemdikbud agar menjadi acuan PJJ yang berkualitas dan menyenangkan, bukan dengan cara `terserah gurunya`,” sambung Ramli.

    Ramli menambahkan, guru saat ini tidak boleh berharap pada pemerintah, baik Kemdikbud maupun dinas pendidikan setempat dalam meningkatkan kompetensinya. Jika tidak, maka guru selamanya akan tertinggal dan terbelakang.

    TAGS : Ikatan Guru Indonesia Kemdikbud Kementerian Terserah

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/73509/Kritik-Pedas-IGI-untuk-Kemdikbud-Kementerian-Terserah/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBantu Pesantren di New Normal, Pemerintah Kucurkan Rp2,3 T
    Next Article Diprediksi Akan Ada 145.728 Pasien Covid-19 Meninggal di AS
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya

    June 30, 2026
    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Pengumuman UMPTKIN 2026 UIN Mataram Dirilis, Berikut Hasilnya
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.