Andalannews.com – Langkah Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Meutya Hafid yang menunjuk artis Raline Shah menjadi Stafsus Komdigi mendapat sorotan dari masyarakat.
Banyak yang mempertanyakan sikap Meutya Hafid itu. Tak sedikit pula yang mengkritik tujuan sang menteri dari Partai Golkar itu memasukan sang artis ke dalam lingkaran pemerintahan.
Sebagai informasi, Raline Shah dipilih menjadi Staf Khusus Menteri Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital. Pemilik nama lengkap Raline Rahmat Shah itu telah dilantik pada Senin kemarin.
Melalui akun Instagram pribadinya, Raline turut memberikan pernyataan usai dirinya ditetapkan sebagai salah satu staf khusus Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.
“Tidak terbayangkan sebelumnya berpijak di kementerian dan diberi amanah menjalankan tugas untuk negara. Ternyata itulah yang terjadi dan tanpa terlalu lama membuat pertimbangan, akhirnya memutuskan untuk menerima,” kata Raline.
“Kenapa? Saya yakin banyak yang ingin tahu apa kapasitas seorang pekerja seni seperti saya diberi wewenang sebagai staf khusus Eselon 1 negara,” ujarnya melanjutkan.
Raline mengaku pada awal bertemu dan berdiskusi panjang dengan Meutya Hafid sempat memikirkan kapasitas dirinya dalam kemampuan untuk memenuhi kebutuhan Kementerian Komdigi.
“Karena dari dulu saya paham kalau ingin membantu masyarakat cukup dan lebih nyaman melalui kegiatan sosial saja sebagai sukarelawan. Memang tidak terlintas keinginan atau ambisi berada di pemerintahan sebelumnya,” tuturnya.
“Setelah beberapa kali pertemuan dan kebetulan memang sudah lama kenal dengan Ibu @meutya_hafid saya semakin yakin bahwa seorang wanita yang mempunyai integritas tinggi sepertinya patut didukung,” ungkap Raline.
Raline mengklaim dirinya secara terbuka berdiskusi tentang kekhawatirannya mengenai kebijakan penggunaan internet untuk anak anak dan solusi solusi yang bisa kita capai bersama.
“Saya bisa merasakan empati dan semangat yang menyentuh hati. Lebih dari itu, saya juga yakin dan percaya kapasitas saya membangun relasi dan kemitraan mancanegara lumayan baik dan telah berbuah hasil yang nyata untuk perusahaan swasta di mana saya bekerja selama 3 tahun ini.” katanya.
“Kenapa tidak untuk negara? Memang saya masih harus banyak sekali belajar karena masuk ke dunia kerja yang asing yang baru. Mohon dukungan dan doa untuk peran dan jabatan ini. Semoga niat baik ini akan berbuah hasil positif untuk kementerian @kemkomdigi dan rakyat Indonesia,” ungkap Raline di akhir unggahannya.
Berikut Daftar Pejabat yang Dilantik
Jajaran Pimpinan Tinggi Madya yang dilantik adalah:
1. Sekretaris Jenderal: Ismail
2. Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital: Mira Tayyiba
3. Direktur Jenderal Infrastruktur Digital: Wayan Toni Supriyanto
4. Direktur Jenderal Ekosistem Digital: Edwin Hidayat Abdullah
5. Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital: Alexander Sabar
6. Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media: Fifi Aleyda Yahya
7. Inspektur Jenderal: Arief Tri Hardiyanto
Staf Ahli Menteri yang dilantik meliputi:
Bidang Sosial, Ekonomi, dan Budaya: Raden Wijaya Kusuma Wardana
Bidang Komunikasi dan Media Massa: Molly Prabawaty
Bidang Teknologi: Mochamad Hadiyana
Staf Khusus Menteri yang diperkenalkan sekaligus dilantik:
Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Strategis: Aida Rezalina
Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital: Raline Rahmat Shah
Bidang Strategis Komunikasi: Rudi Sutanto
Jajaran Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik adalah:
Kepala Biro Keuangan dan BMN: Yustina Dwiratna
Sekretaris Ditjen Infrastruktur Digital: Indra Maulana
Sekretaris Ditjen Teknologi Pemerintah Digital: Nada Fitria
Sekretaris Ditjen Ekosistem Digital: Aryo Pamoragung
Sekretaris Ditjen Pengawasan Ruang Digital: Mediodecci Lustarini
Sekretaris Ditjen Komunikasi Publik dan Media: Very Radian Wicaksono
Sekretaris Inspektorat Jenderal: Nizam Sekretaris
Badan Pengembangan SDM: I Nyoman Adhiarna.




