Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Larangan Ekspor Ternyata Bukan untuk CPO, tapi RBD Palm Olein
    Ekonomi

    Larangan Ekspor Ternyata Bukan untuk CPO, tapi RBD Palm Olein

    April 26, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Larangan Ekspor Ternyata Bukan untuk CPO, tapi RBD Palm Olein 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pemerintah memberikan penjelasan perihal larangan ekspor crude palm olein (CPO) merespons harga minyak goreng curah yang melewati harga eceran tertinggi (HET) Rp 14.000 per liter. Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

    “Saya diminta untuk menjelaskan oleh Bapak Presiden (Joko Widodo) yang memberikan arahan untuk melakukan upaya percepatan realisasi minyak goreng curah dengan harga Rp 14.000 per liter, terutama pasar tradisional,” ungkap Airlangga dalam telekonferensi pers, Selasa (26/4) malam.

    Dia mengatakan bahwa yang dimaksud oleh Presiden Jokowi bukan melarang ekspor CPO, melainkan refined, bleached, deodorized (RBD) palm olein. Kebijakan ini akan dimulai per 28 April 2022.

    Adapun, RBD palm olein merupakan produk hasil rafinasi dan fraksinasi CPO yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan minyak goreng. Aturan ini akan berlaku sampai dengan harga minyak goreng curah sesuai kebijakan yang ada.

    “Oleh karena itu, telah diputuskan melakukan larangan ekspor RBD palm olein yang merupakan bahan baku minyak goreng sejak tanggal 28 April pukul 00.00 WIB sampai tercapainya harga minyak goreng curah sebesar Rp 14.000 per liter di pasar tradisional dan mekanisme disusun sederhana,” kata dia.

    Airlangga turut menyampaikan aturan ini akan diikat melalui Peraturan Menteri Perdagangan yang akan segera terbit. Pemantauan juga akan dilakukan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

    “Per hari ini (26 April 2022) pun Permendag akan diterbitkan, demikian pula dari Bea cukai akan memonitor supaya tidak terjadi penyimpangan,” tandas Airlangga.

    Sebelumnya, Presiden Jokowi menginstruksikan untuk penghentian ekspor crude palm oil (CPO) yang merupakan bahan baku minyak goreng. “Agar ketersediaan minyak goreng dalam negeri melimpah dengan harga terjangkau,” jelasnya.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSaham BBRI Cetak All Time High
    Next Article Polda Metro Siagakan Derek-Mekanik untuk Kendaraan Pemudik yang Mogok
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.