Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Lembaga HAM Dunia Desak Erdogan Bebaskan Pendukung Gulen
    News

    Lembaga HAM Dunia Desak Erdogan Bebaskan Pendukung Gulen

    March 29, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Lembaga HAM Dunia Desak Erdogan Bebaskan Pendukung Gulen

    Fethullah Gulen (Foto: Moslem today)

    Jakarta, Jurnas.com – Organisasi Hak Asasi Manusia (HRW) dunia mendesak pemerintah Turki untuk membebaskan tahanan politik, yang dipenjara karena mendukung ulama Fethullah Gulen.

    Menurut HRW, langkah ini penting untuk mencegah terjadinya pandemi massal virus corona baru (Covid-19) di penjara, terhadap mereka yang tidak bersalah dan ditahan karena berbeda pandangan politik.

    Selama ini, HRW mengamati peradilan di Turki di bawah kepemimpinan Recep Tayyip Erdogan telah memenjarakan banyak warganya karena dinilai simpatisan Gulen.

    Mereka di antaranya, para aktivis, ibu-ibu hamil dan ada yang memiliki anak-anak masih balita, jurnalis yang kritis, dan sejumlah aktivis.

    “Kondisi penjara Turki yang sangat padat, mendorong pemerintah untuk mempercepat rencana dalam rancangan undang-undang (RUU) yang akan dirapatkan di parlemen pada minggu ini. Hal ini dikarenakan mengingat risiko penyebaran virus corona yang sangat besar bagi mereka yang berkumpul di satu tempat,” demikian bunyi pernyataan Human Right Watch (HRW) di lamannya pada Minggu (29/3).

    Baca juga.. :

    • Positif Corona, Kiper Legendaris Turki Rustu Kritis
    • YLBHI: Kriminalisasi "Social Distancing" Tindakan Otoriter
    • Update Corona 29 Maret 2020: 1.285 Positif, 64 Sembuh, 114 Meninggal

    Langkah Pemerintah Turki yang hendak membebaskan tahanan untuk mencegah penularan virus corona disambut baik, terutama oleh kalangan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM).

    Dalam RUU yang diusulkan oleh pemerintah, akan ada 100.000 tahanan yang dibantu keringanan hukuman, dari total populasi penjara di Turki yang hampir berjumlah 300.000 tahanan.

    Namun yang dikritisi oleh organisasi Hak Asasi Manusia (HAM), keringanan tersebut tidak berlaku bagi ribuan tahanan yang diadili atau dihukum karena pelanggaran terorisme atau kejahatan terhadap negara.

    “Terorisme mungkin terdengar masuk akal untuk tidak diberikan keringanan hukuman, tetapi di Turki, pemerintah menyalahgunakan tuduhan untuk tujuan politik,” tegas dia.

    Banyak narapidana ditempatkan dalam penahanan pra-peradilan yang panjang atau dihukum tanpa bukti bahwa mereka melakukan tindakan kekerasan, menghasut, atau memberkan bantuan kepada kelompok bersenjata terlarang.

    Di antara mereka ialah seorang jurnalis yaitu Ahmet Altan. Ada pula dari kalangan politisi, yakni Selahattin Demirtas dan Figen Yuksekdag, dan pembela HAM Osman Kavala.

    Terdapat ribuan pegawai negeri sipil yang juga dipecat dan merasakan nasib yang sama, karena memiliki hubungan dengan gerakan Fethullah Gulen.

    HRW telah bekerja selama bertahun-tahun dalam penyalahgunaan hukum terorisme di Turki, termasuk bagaimana pengadilan mendefinisikan penggunaan hak untuk berkumpul sebagai pelanggaran terorisme, lalu bagaimana media, politisi, dan pengacara menjadi sasaran.

    RUU pembebasan bersyarat itu menyarankan agar narapidana yang telah menjalani setidaknya setengah dari hukuman mereka, dapat dibebaskan lebih awal dan mencakup berbagai ketentuan seperti memungkinkan wanita hamil dan narapina berusia diatas 60 tahun untuk dilepaskan sebagai tahanan rumah atau dengan pembebasan bersyarat.

    Semua upaya untuk mengurangi populasi penjara saat ini disambut baik, tetapi tindakan seperti itu tidak dapat menjadi alat untuk menargetkan tahanan politik.

    HRW menilai, Parlemen Turki harus menolak pengecualian diskriminatif dari napi terorisme dan napi yang sakit yang telah mengajukan penundaan hukuman.

    “Seharusnya memastikan bahwa keputusan tentang pembebasan awal semua tahanan adalah tidak diskriminatif, dengan mempertimbangkan kewajiban untuk melindungi kesehatan mereka, terutama risiko karena usia atau kondisi medis yang mendasarinya. Tujuannya berdasarkan risiko yang dapat ditimbulkan oleh tahanan,” ujar dia.

    Di laman media sosial, mayoritas rakyat Turki mendukung agar semua tahanan politik dibebaskan. Hastagh #zamandaraliyoraciltahliye yaitu waktu semakin mepet agar segera dibebaskan semua, menjadi trending topik di Twitter Turki.

    Mereka meminta pemerintah Erdogan agar membebaskan mereka yang selama ini dinilai berseberangan, demi alasan kemanusiaan dan kesehatan, mencegah pandemi massal virus corona.

    Jika sampai terjadi penularan massal di penjara yang penuh sesak dengan tahanan politik, yang terjadi adalah tragedi kemanusiaan.

    TAGS : Turki Recep Tayyip Erdogan Fethullah Gulen Covid-19

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/69712/Lembaga-HAM-Dunia-Desak-Erdogan-Bebaskan-Pendukung-Gulen/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePasien Covid-19 Meninggal di Iran Jadi 2.640 Orang
    Next Article Ayahnya Meninggal karena Covid-19, Begini Curhatan Sang Anak
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Korupsi Kuota Haji Terbaru (Ilustrasi/AI)

    Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel

    June 8, 2026
    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang (Ilustrasi)

    Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang

    June 5, 2026
    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.