Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Lepas Ramadan, Tiga Ilmuwan Arab Saudi Dieksekusi Mati
    News

    Lepas Ramadan, Tiga Ilmuwan Arab Saudi Dieksekusi Mati

    May 22, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Lepas Ramadan, Tiga Ilmuwan Arab Saudi Dieksekusi Mati

    Konsulat Jenderal Arab Saudi di Istanbul, Turki pada 9 Oktober 2018 (Foto: Onur Coban/Anadolu Agency)

    Riydah, Jurnas.com – Tiga ilmuwan Arab Saudi yang ditahan Arab Saudi atas berbagai tuduhan terorisme akan dijatuhi hukuman mati setelah Ramadan. Ketiga cendikiawan itu adalah, Syekh Salman al-Awdah, Awad al-Qarni dan Ali al-Omari.

    Dilansir dari Al Jazeera, hingga berita ini diturunkan belum ada komentar dari pihak berwenang Arab Saudi terkait laporan tersebut.



    Al-Awdah adalah seorang sarjana Islam progresif terkenal yang disebut para ahli Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) sebagai “reformis”.

    Selanjutnya adalah al-Qarni adalah seorang ulama, akademisi dan penulis. Sedangkan, al-Omari adalah penyiar populer.

    Baca juga.. :

    • Yaman Lancarkan Serangan ke Gudang Senjata Arab Saudi
    • Serikat Pekerja Italia Blokir Generator Listrik untuk Arab Saudi
    • Arab Saudi Gelar KTT Teluk, Qatar Tak Diundang

    “Mereka (Arab Saudi) tidak akan menunggu untuk mengeksekusi orang-orang ini begitu hukuman mati telah dijatuhkan,” kata seorang sumber tanpa nama kepada Middle East Eye

    Sumber pemerintah Saudi lainnya mengatakan, 37 orang  diekseskui mati di negara itu bulan lalu yang menuai kecaman Internasional.

    Seorang tokoh lama oposisi Saudi dan kepala Institut Urusan Teluk yang berbasis di Amerika Serikat, Ali al-Ahmad, menyebut laporan itu untuk membuat warga Arab Saudi agar menjadi patuh.

    “Sistem pengadilan Saudi kurang lebih adalah sistem pengadilan,” kata Ahmad kepada Al Jazeera dari Washington, DC.

    Tapi pendiri ALQST, organisasi hak asasi manusia Saudi yang berbasis di London, Yahya Assiri, menyebut laporan berita itu tidak benar dalam cuitannya yang bahasa Arab.

    “Tidak ada yang di luar otoritas yang menindas, brutal dan bodoh, tetapi juga telah dihukum atau dieksekusi. Berita ini berbahaya bagi para korban dan situasi hak asasi manusia dan pekerjaan kami,” tulisnya.

    TAGS : Arab Saudi Dugaan Teroris

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/53102/Lepas-Ramadan-Tiga-Ilmuwan-Arab-Saudi-Dieksekusi-Mati/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePrabowo-Sandi Ajukan Gugatan Pilpres 2019 ke MK Jumat
    Next Article KPK Tunggu Waktu Jerat Menpora Imam Nahrawi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.