Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»LG mulai pembangunan pabrik baterai di Arizona
    Automotive

    LG mulai pembangunan pabrik baterai di Arizona

    April 4, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    LG mulai pembangunan pabrik baterai di Arizona 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Pembuat baterai Korea Selatan LG Energy Solution Ltd. (LGES) pada Kamis menyampaikan bahwa perusahaan telah memulai pembangunan pabrik baterai senilai 5,5 miliar dolar AS (Rp88 triliun) di Arizona, Amerika Serikat (AS), yang ditargetkan bisa mulai beroperasi pada 2026.

    LGES berencana memproduksi baterai silinder Seri 46 untuk kendaraan listrik dan baterai tipe kantong lithium iron phosphate (LFP) untuk sistem penyimpanan energi (Energy Storage System/ESS) di pabrik Arizona menurut pernyataan perusahaan yang dikutip oleh kantor berita Yonhap pada Kamis.

    “Ini adalah fasilitas mandiri kedua (LGES) yang dibangun di AS. Dan ini juga merupakan fasilitas manufaktur pertama yang memproduksi baterai silinder di AS. Di sinilah kami dapat membuat baterai silinder berkualitas, yang akan digunakan untuk memberi daya jutaan kendaraan listrik,” kata Kepala Divisi Mobilitas dan Baterai TI di LG Energy Solution Brian Oh dalam pernyataan perusahaan.

    LGES memiliki pabrik baterai mandiri pertamanya di Holland, Michigan, yang dibangun satu dekade lalu. Pabrik lain di Amerika Utara yang beroperasi atau sedang dibangun semuanya berada dalam usaha patungan dengan produsen mobil besar.

    Di Korea, LGES merencanakan produksi massal pertama baterai Seri 46 di pabriknya di Ochang pada awal Agustus untuk dikirimkan ke pelanggannya.

    Tesla Inc. menggunakan baterai silinder untuk model-model kendaraannya, dan produsen mobil lain seperti Stellantis dan BMW dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk mengadopsi baterai tersebut untuk kendaraan listrik masa depan mereka.

    Baca juga: Pabrik baterai Honda dan LGES di AS ditargetkan beroperasi akhir 2024

    Baterai silinder berukuran kecil dan bulat, sehingga memungkinkan untuk ditumpuk di perangkat dengan berbagai ukuran. Dibandingkan dengan format baterai lainnya, tipe silinder dapat menghasilkan daya lebih besar dan dipandang relatif aman.

    Menurut pernyataan perusahaan, dengan memproduksi baterai LFP ESS di kompleks Arizona, LGES berharap dapat merespons secara tepat waktu kebutuhan baterai produksi lokal yang meningkat pesat berkat kebijakan energi bersih AS.

    Investasi LGES pada fasilitas baterai di AS mewakili upaya “penuh” untuk menyediakan baterai yang sesuai dengan Undang-Undang Pengurangan Inflasi (Inflation Reduction Act/IRA) kepada pelanggannya, kata perusahaan.

    IRA memberikan kredit pajak hingga 7.500 dolar AS (Rp120 juta) kepada pembeli kendaraan listrik yang kendaraannya dirakit di Amerika Utara dan dibuat dari mineral yang ditambang dan diproses di AS atau negara atau wilayah yang memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan Washington.

    Baca juga: LG bangun pabrik pengisian baterai EV di AS

    Ketika selesai, kapasitas produksi tahunan pabrik LGES di Arizona diperkirakan mencapai 36 gigawatt-jam baterai silinder dan 17 GWh baterai LFP ESS.

    Di Amerika Utara, LGES saat ini mengoperasikan tiga pabrik sel baterai, yaitu pabrik pertama dan kedua di bawah JV dengan GM, dan satu pabrik di Holland, Michigan.

    Pabrik-pabrik di bawah usaha patungan dengan GM, Hyundai Motor Group, Honda Motor Co. dan Stellantis N.V. masing-masing sedang dibangun di negara bagian Michigan, Georgia, dan Ohio di AS serta Ontario, Kanada.

    Perusahaan juga memiliki pabrik di Korea Selatan, Polandia, dan China, serta pabrik yang akan mulai berproduksi pada paruh pertama tahun 2024 di Indonesia.

    Baca juga: Hyundai dan LG Energy bangun pabrik baterai EV 4,3 miliar dolar di AS

    Baca juga: Huayou dan LG Chem kerja sama bangun pabrik baterai di Indonesia

    Pewarta: Fathur Rochman
    Editor: Maryati
    Copyright © ANTARA 2024

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleRegistrasi kendaraan listrik di Korea Selatan capai 500.000 unit
    Next Article Empat produsen akan tarik 50.000 lebih kendaraan di Korea Selatan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.