Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Libur Akhir Tahun Dipangkas, Konsumsi Kuartal IV Diprediksi Tertahan
    Ekonomi

    Libur Akhir Tahun Dipangkas, Konsumsi Kuartal IV Diprediksi Tertahan

    December 7, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Libur Akhir Tahun Dipangkas, Konsumsi Kuartal IV Diprediksi Tertahan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pemangkasan libur panjang akhir tahun juga berdampak pada pemulihan ekonomi nasional. Terutama pada sisi konsumsi. Masyarakat berpendapatan menengah atas akan cenderung menunda liburan.

    Akibatnya, konsumsi akan melambat karena kelompok itu menguasai 83 persen dari total tingkat konsumsi nasional. “Ini kemudian berdampak pula pada penerimaan sektor akomodasi dan restoran,” ujar Ketua Ekonom Permata Bank Josua Pardede Minggu(6/12).

    Kebijakan pemerintah itu, menurut dia, juga akan membuat pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal IV semakin negatif. Kontraksi ekonomi pada 2020 pun akan menjadi lebih dalam.

    “Namun, pengurangan hari libur oleh pemerintah itu bertujuan mencegah persebaran Covid-19. Sehingga, akan mendukung pertumbuhan ekonomi secara jangka panjang,” beber Josua. Menurut dia, pemangkasan libur akhir tahun hanya akan menimbulkan dampak jangka pendek.

    Sementara itu, peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Media Wahyudi Askar mengakui bahwa 2020 adalah tahun yang tidak sama dengan sebelum-sebelumnya. Jika ingin memicu kinerja, mau tidak mau ritel maupun sektor usaha lainnya harus putar otak untuk meningkatkan minat belanja masyarakat.

    “Melakukan strategi diversifikasi metode penjualan dengan skema diskon, cash back, dan seterusnya. Mungkin itu yang yang bisa dilakukan saat ini,” terang Media. Alumnus University of Manchester itu juga yakin perekonomian daerah bisa diandalkan untuk menaikkan daya konsumsi nasional.

    Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicholas Mandey berharap pemangkasan cuti bersama tidak berdampak signifikan pada ritel. Dia yakin konsumen tetap mengunjungi ritel.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : (agf/han/c12/hep)


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBanjir Keseruan dan Hadiah Ramaikan bjb Boba Ride
    Next Article BKD Jatim Upayakan Penggunaan “e-Master” Dalam Membantu ASN di masa COVID-19
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.