Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Liburan Akhir Tahun, Berikut Experience yang Maksimalkan Pancaindera
    Lifestyle

    Liburan Akhir Tahun, Berikut Experience yang Maksimalkan Pancaindera

    November 24, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Liburan Akhir Tahun, Berikut Experience yang Maksimalkan Pancaindera 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

     

    JawaPos.com – Mau ke mana liburan akhir tahun nanti? Ke mana pun tujuannya, hal yang harus Anda siapkan adalah koper dan destinasinya. Wisata dengan tema nuansa alam seperti glamping dan camping juga sedang tren.

    Presiden Direktur Bags City, Dimax Pradi mengungkapkan sejak pandemi Covid-19, gaya hidup pun berubah termasuk memilih destinasi liburan. Masyarakat lebih suka nuansa alam dengan kebersihan lokasi yang terjaga dan higienis. Koper yang dipilih pun beragam.

    “Soal koper, itu sangat beragam sekali ya. Namun, kalau akhir tahun biasanya dengan keluarga lebih memilih koper ukuran besar agar muat semuanya. Dan, koper untuk perlengkapan anak biasanya dipisah,” jelas Dimax kepada wartawan di Kota Kasablanka dalam event BC Travelers and Friends, Rabu (23/11).

    Tren Wisata Alam Sentuh Pancaindera

    Menurut Dimax, animo masyarakat terhadap perjalanan wisata kembali meningkat pasca pandemi Covid-19. Hal ini ditunjukkan melalui data yang diperoleh dari Google Destination Insights Periode Juni-Agustus 2022, yang menyebut minat masyarakat Indonesia akan bepergian secara umum telah pulih.

    Angka perjalanan dalam maupun luar negeri naik 17 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019. Maka tren dengan inspirasi persona dan gaya traveling melalui pengalaman pancaindera (feeling, hearing, touch, seeing, taste) menjadi yang utama. Setiap liburan, seseorang pasti menggunakan pancainderanya.

    “Makanya destinasi itu penting. Lalu saat kita liburan, tak hanya mencari kenyamanan dan kesenangan, tetapi pasti kita kulineran,” kata Dimax.

    “Penting mengeksplorasi gaya perjalanan melalui pengalaman pancaindera saat traveling agar momen bepergian menjadi lebih bermakna dan berkesan. Bepergian untuk eksplorasi tempat baru telah menjadi kebutuhan bagi masyarakat. Namun, kami ingin lebih memberi makna di setiap perjalanan yang dilakukan para traveler,” tutur Dimax.

    Berikut sejumlah tips liburan yang untuk memaksimalkan pancaindera.

    1. Bawa Aromaterapi

    Salah satu bentuk eksplorasi yang disajikan pada event ini yaitu pengalaman sensoris (feeling) yang diwakilkan oleh Rumah Atsiri Indonesia dengan menghadirkan minyak atsiri yang biasa digunakan sebagai aromaterapi yang dapat meningkat kesan dan mood dalam menemani perjalanan para travelers.

    2. Sentuhan Unik pada Koper

    Selanjutnya, pengunjung juga diajak mengeksplorasi indera peraba (touch) oleh Alphabad. Pada booth Alphabad, pengunjung bisa menikmati karya instalasi hasil kolaborasi Alphabad dengan Bagasi.

    3. Siapkan Playlist Sesuai Kepribadian

    Eksplorasi indera pendengar dipersembahkam hasil kurasi musik yang dipersembahkan oleh Sun Eater. Direktur Sun Eater, Kukuh Rizal Arfianto mengungkapkan indera pendengar menjadi salah satu indera yang memiliki peran besar dalam menemani perjalanan, salah satunya dengan mendengarkan musik.

    “Saat bepergian, penting sekali untuk menyiapkan playlist musik yang kita percaya dapat membantu mengatur emosional dan membuat perasaan menjadi lebih tenang dan relax sesuai dengan masing-masing travel personality,” katanya.

    4. Destinasi yang Menarik

    Destinasi menarik dapat memenuhi kepuasan indera penglihatan turis. Semenjak pandemi Covid-19, tren bepergian saat ini mengalami perubahan menuju tren staycation dan nature tourism, tidak lagi ke arah pariwisata massal.

    “Bisa memilih penginapan di tengah alam yang asri, dapat memenuhi kepuasan indera penglihatan tamu kami dengan variasi bentang alam yang ada di sekitar, seperti hutan, danau atau gunung,” kata Adistyana dari Bobocabin.

    5. Kulineran yang Lezat

    Marketing & Sales Director Bruule & RM Lokiin, Chaka Ramadhan menambahkan setiap tempat yang menjadi destinasi perjalanan tentunya memiliki ragam makanan yang memiliki ciri khas dan cerita tersendiri. Makanan yang lezat mengaktifkan indera pengecap sehingga nantinya, ketika mereka traveling mereka akan mendapatkan lebih banyak lagi cerita dan makna.

    Editor : Estu Suryowati

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKeuntungan Menjadi Nasabah Prioritas yang Perlu Kita Ketahui!
    Next Article Sepertiga Kocek Pengeluaran Rumah Tangga Ternyata Untuk Makan di Luar
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa (ILustrasi/AI)

    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya

    June 23, 2026
    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan (Ilustrasi/AI)

    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama

    June 15, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.