Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Automotive»Mahindra terbuka untuk investasi produksi sel baterai EV
    Automotive

    Mahindra terbuka untuk investasi produksi sel baterai EV

    July 11, 2022No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Mahindra terbuka untuk investasi produksi sel baterai EV 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Jakarta (ANTARA) – Perusahaan otomotif Mahindra & Mahindra India mempertimbangkan untuk berinvestasi di perusahaan sel baterai guna memenuhi kebutuhan elektrifikasi di masa depan.

    Hal tersebut disampaikan oleh CEO Mahindra Anish Shah setelah perusahaan mengumpulkan dana untuk unit kendaraan listrik (EV) barunya dengan valuasi 9,1 miliar dolar AS (sekira Rp136 triliun), menurut laporan Reuters, Senin.

    Mahindra sebelumnya mengumpulkan 250 juta dolar AS dari British International Investment untuk unit dan sedang menjajaki kemitraan dengan Volkswagen AG untuk sumber komponen EV seperti baterai dan motor.

    Baca juga: CEO: Mahindra eksplorasi lebih banyak kemitraan untuk komponen EV

    Sementara kesepakatan Volkswagen akan memenuhi kebutuhan baterai “jangka pendek hingga menengah” Mahindra, Shah mengatakan perusahaan terbuka untuk melihat semacam “investasi dengan pemimpin global” terkait produksi sel baterai jika diperlukan untuk mengamankan persediaan masa depan.

    “Niat kami bukan untuk masuk ke (manufaktur) baterai,” kata Shah dalam sebuah wawancara.

    “Ada orang yang melakukannya dengan sangat baik. Kita bisa bermitra dengan mereka; kita bisa menjadi co-investor dalam beberapa bentuk. Kita tidak perlu memilikinya dan menjalankannya,” imbuhnya.

    Mahindra berencana meluncurkan lima kendaraan sport listrik (SUV) selama beberapa tahun ke depan. Model-model ini diharapkan berkontribusi hingga 30 persen, atau sekitar 200 ribu unit, dari total penjualan SUV tahunan pada Maret 2027.

    Meningkatnya permintaan untuk EV dan gangguan rantai pasokan di seluruh dunia mendorong pembuat mobil mencari cara untuk memiliki kontrol yang lebih besar atas persediaan dan biaya. Beberapa pembuat mobil menghabiskan miliaran dolar untuk tambang dan pabrik untuk motor dan baterai.

    Baca juga: Volkswagen dan Mahindra jajaki kemitraan komponen kendaraan listrik

    Pembuat mobil juga mewaspadai situasi seperti kekurangan semikonduktor pandemi yang menyebabkan penghentian produksi. Banyak perusahaan masih menghadapi backlog pesanan karena masalah pasokan.

    Shah mengatakan bahwa kecuali baterai dan motor, sebagian besar komponen untuk EV tidak jauh berbeda dengan mobil bermesin pembakaran internal (ICE), dan Mahindra memproduksi sebagian besar suku cadang itu sendiri.

    “Jika kami bisa mendapatkan kesepakatan seperti yang kami miliki dengan Volkswagen untuk mengamankan pasokan (baterai), itulah yang akan kami lakukan. Jika ada investasi yang perlu kami lakukan untuk mengamankan pasokan itu, kami akan melakukannya,” katanya.

    Rencana Mahindra datang ketika perusahaan India berusaha memanfaatkan insentif senilai miliaran dolar yang ditawarkan oleh pemerintah untuk membangun EV. Ini merupakan bagian dari kebijakan untuk memenuhi tujuan perubahan iklim nasional dan pengurangan karbon.

    Pasar EV India, yang didominasi oleh produsen mobil lokal Tata Motors, hanya mewakili 1 persen dari penjualan tahunan negara itu sekitar 3 juta kendaraan. Pemerintah ingin ini tumbuh menjadi 30 persen pada tahun 2030.

    Baca juga: Mahindra akan gandakan produksi kendaraan listrik

    Baca juga: Mahindra luncurkan mobil dan logo baru perusahaan

    Baca juga: Sengketa hukum dengan Jeep, Mahindra tidak jual Thar di Australia

    Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
    Editor: Suryanto
    Copyright © ANTARA 2022

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKenali Potensi Anak lewat Sidik Jari
    Next Article Ekspor kendaraan ramah lingkungan Korea meningkat 30 persen
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak (Ilustrasi/AI)

    Pengadaan Motor MBG Dikritik Berbagai Pihak, BGN Membela Diri

    April 8, 2026
    Federal Oil™ Membuka Rangkaian Feders Gathering 2026 (istimewa)

    Bandung Buka Feders Gathering 2026, Federal Oil™ Perkuat Kebersamaan Komunitas Motor Matic

    March 2, 2026
    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis (Ilustrasi/AI)

    Jadwal MotoGP 2026 Terbaru Dirilis, Seri Pembuka Digelar di Thailand

    February 27, 2026
    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India (Ilustrasi/AI)

    Agrinas Impor Mobil 105.000 Pikap dari India, DPR Minta Ditunda

    February 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Korupsi Kuota Haji Terbaru: KPK Panggil Dua Tersangka dari Biro Travel
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.