Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Malam Natal Harga Cabai Makin Pedas, Tembus Rp 120.000 Per Kg
    Ekonomi

    Malam Natal Harga Cabai Makin Pedas, Tembus Rp 120.000 Per Kg

    December 24, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Malam Natal Harga Cabai Makin Pedas, Tembus Rp 120.000 Per Kg 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Harga komoditi pangan masih meroket pada malam Natal dan jelang Tahun Baru 2022. Salah satunya harga cabai yang masih melambung tinggi hingga tembus Rp 120.000 per kilogram.

    Mengutip situs resmi infopangan, harga cabai rawit murah masih mengalami kenaikan di beberapa pasar DKI Jakarta. Kenaikan tertinggi ada di pasar minggu sebesar Rp 25.000 per kilogram menjadi Rp 120.000 per kilogram. Harga terendah ada di pasar meriam seharga Rp 85.000 per kilogram.

    Harga cabai yang mencapai Rp 120.000 per kilogram juga terjadi pasar jembatan merah, pasar rawa badak, dan pasar pulo gadung. Sementara harga di pasar Grogol naik Rp 20.000 per kilogram dijual di harga Rp 110.000 per kilogram. Harga jual yang sama juga terjadi di pasar pasar Senen blok III-VI dan Kramat Jati.

    Kemudian, harga cabai keriting juga mengalami kenaikan. Harga jual tertinggi ada di pasar baru metro atom seharga Rp 65.000 per kilogram dan terendah di pasar Jembatan Lima diharga Rp 32.000 per kilogram. Cabai lainnya, yaitu cabai merah besar juga melambung hingga dijual seharga Rp 80.000 per kilogram di pasar Sunter Podomoro. Harga terendah di pasar jembatan lima sebesar Rp 34.000 per kilogram.

    Terakhir, cabai rawit hijau dijual tembus seharga Rp 70.000 per kilogram di pasar pondok labu dan terendah di harga Rp 40.000 per kilogram di Jatinegara. Pasar lainnya mengalami kenaikan rata-rata Rp 10.000 per kilogram seperti di rawa badak, pasar pal meriam, pasar baru metro, dan pasar pal merah.

    Sekjen Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkopas) Ngadiran mengungkapkan, daerah penghasil cabai yang berada di sekitar Merapi saat ini sedang mengalami bencana. Hal itu tentunya mempengaruhi produksi cabai dalam negeri.

    Editor : Nurul Adriyana Salbiah

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBanyak Aduan Gagal Bayar Produk Unit Link, Industri Asuransi Indonesia Belum Sehat? – KRJOGJA
    Next Article Elon Musk jual hampir seluruh sahamnya di Tesla
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.