Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Malam Tahun Baru, Harga Cabai Rawit Merah Mulai Turun
    Ekonomi

    Malam Tahun Baru, Harga Cabai Rawit Merah Mulai Turun

    December 31, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Malam Tahun Baru, Harga Cabai Rawit Merah Mulai Turun 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Harga bahan pangan kebutuhan pokok pada malam pergantian tahun 2021 mulai menjinak. Meskipun di beberapa pasar DKI Jakarta harga cabai rawit merah masih ada yang diatas Rp 100.000 per kilogram, tapi ada juga yang sudah turun hingga seharga Rp 50.000 per kilogram.

    Mengutip situs resmi infopangan, daftar harga cabai rawit merah diantaranya. Pasar Induk Kramat Jati turun Rp 22.000 per kilogram menjadi Rp 50.000 per kilogram. Pasar Senen Blok III-VI turun Rp 10.000 per kilogram menjadi Rp 100.000 per kilogram.

    Selanjutnya, Pasar Grogol turun Rp 20.000 per kilogram menjadi Rp 80.000 per kilogram. Pasar Kramat Jati turun Rp 10.000 menjadi Rp 100.000 per kilogram. Pasar Jatinegara turun Rp 40.000 per kilogram menjadi Rp 80.000 per kilogram.

    Lalu, Pasar Pal Meriam turun Rp 10.000 per kilogram menjadi Rp 85.000 per kilogram. Pasar Cijantung turun Rp 10.000 per kilogram menjadi Rp 90.000 per kilogram Pasar Gondangdia turun Rp 10.000 per kilogram menjadi Rp 100.000 per kilogram.

    Serta, Pasar Cempaka Putih turun Rp 30.000 per kilogram menjadi Rp80.000 per kilogram. Dan Pasar Kalideres turun Rp 20.000 per kilogram menjadi Rp 80.000 per kilogram. Sementara, di Pasar Pulo Gadung naik Rp 10.000 per kilogram menjadi Rp 110.000 per kilogram.

    Sebelumnya, Sekjen Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkopas) Ngadiran mengungkapkan, daerah penghasil cabai yang berada di sekitar Merapi saat ini sedang mengalami bencana. Hal itu tentunya mempengaruhi produksi cabai dalam negeri.

    Editor : Nurul Adriyana Salbiah

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSelama 2021, Indonesia Berhasil Hemat Belasan Triliun dengan Skema Kerjasama Vaksin
    Next Article Dominasi Investor Domestik Meredam Taper Tantrum – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.