Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Malaysia: Kami Negara Kecil tapi Tidak Ingin jadi Pembuangan Sampah
    News

    Malaysia: Kami Negara Kecil tapi Tidak Ingin jadi Pembuangan Sampah

    May 28, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Malaysia: Kami Negara Kecil tapi Tidak Ingin jadi Pembuangan Sampah

    Tampak pekerja sedang membuka kontaier penuh plastik yang tidak dapat didaur ulang yang disita pihak berwenang di pelabuhan barat di Klang, Malaysia (Foto:Vincent Thian / AP)

    Kuala Lumpur, Jurnas.com – Malaysia akan mengirim kembali hampir 3.000 metrik ton sampah plastik yang tidak dapat didaur ulang ke negara-negara asalnya, termasuk Amerika Serikat (AS), Kanada, Australia dan Inggris.

    Negara itu dengan tegas mengatakan tidak akan menjadi tempat pembuangan sampah dari negara-negara kaya.



    Menteri Lingkungan Hidup Malaysia, Yeo Bee Yin mengungkapkan, 60 kontainer yang ditumpuk dengan limbah yang terkontaminasi diselundupkan dalam perjalanan ke fasilitas pemrosesan ilegal di Malaysia. Samapah-sampah itu akan dikirim kembali ke negara asal mereka.

    Yeo mengatakan Malaysia, dan banyak negara berkembang, telah menjadi target baru setelah China melarang impor sampah plastik tahun lalu. “Ini mungkin hanya puncak gunung es (karena) pelarangan limbah plastik oleh China,” kata Yeo pada konferensi pers, Selasa (28/5).

    Baca juga :

    • Iran Kecam Nyinyiran Trump soal Kesepakatan Nuklir Iran
    • Hubungan Iran-AS Membaik jika Trump Copot Bolton dan Pompeo
    • Di Twitter, Trump Ajak Jepang Suarakan Dukungan kepada Netanyahu

    “Malaysia tidak akan menjadi tempat pembuangan sampah bagi dunia. Kami akan melawan balik. Meskipun kami adalah negara kecil, kami tidak bisa diganggu oleh negara-negara maju.”

    Sepuluh kontainer akan dikirim kembali dalam waktu dua minggu, kata Yeo, saat ia menunjukkan kepada wartawan isi sampah di pelabuhan di luar ibukota, Kuala Lumpur.

    Barang-barang yang ditampilkan termasuk kabel dari Inggris, karton susu yang terkontaminasi dari Australia dan CD dari Bangladesh, serta bal sampah elektronik dan rumah tangga dari AS, Kanada, Jepang, Arab Saudi dan Cina.

    Yeo mengatakan limbah dari China tampaknya merupakan sampah dari Prancis dan negara-negara lain yang telah dialihkan setelah larangan Beijing.

    TAGS : Sampah Malaysia Uni Eropa Amerika Serikat

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/53456/Malaysia-Kami-Negara-Kecil-tapi-Tidak-Ingin-jadi-Pembuangan-Sampah/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIran Kecam Komenter Trump soal Kesepakatan Nuklir Iran
    Next Article Iran Kecam Nyinyiran Trump soal Kesepakatan Nuklir Iran
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.