Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Malu Dong, Mesin Bagus Tapi ‘Minum’ Premium 
    Lifestyle

    Malu Dong, Mesin Bagus Tapi ‘Minum’ Premium 

    October 21, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Malu Dong, Mesin Bagus Tapi 'Minum' Premium  1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    indopos.co.id – Saat ini berbagai kendaraan baik roda dua maupun roda empat sudah menggunakan teknologi terbaru, yang mengharuskan menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) oktan tinggi, seperti Pertamax.

    Direktur Eksekutif Institute for Essential Service Reform (IESR) Febby Tumiwa menyampaikan, penggunaan BBM Ron rendah, seperti premium, selain akan merusak kendaraan, juga tidak sesuai dengan perkembangan teknologi mesin kendaraan. Apalagi, mayoritas negara di dunia sudah meninggalkan konsumsi bahan bakar ron rendah.

    Selain dapat merusak lingkungan, Ron rendah juga akan merusak mesin kendaaraan dengan cepat. Sehingga, dalam mengurangi penggunaan Ron rendah pemerintah perlu mengalihkan  penggunaan BBM Ron rendah ke Pertamax series.

    “Misal membuat standar bahan bakar yang lebih baik dan segera menerapkannya, misalnya Euro IV, demikian juga membuat kebijakan fuel economy untuk kendaraan bermotor yang progresif,” kata Febby Tumiwa ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (21/10/2020).

    Selain perlu melakukan peralihan, Pemerintah juga perlu menghadirkan kualitas BBM dengan Ron tinggi dengan harga yang murah. Karena bagaimanapun, konsumen reaktif kepada kenaikan harga. Jika ini dilakukan, maka akan semakin banyak konsumen menggunakan BBM berkualitas.

    “Kalau harga Premium dibuat mahal, konsumen akan pindah ke BBM lain yang lebih bersih tapi harganya lebih murah,” ungkap dia.

    Sementara, Direktur Energi Watch  Mamit Setiawan menambahkan, BBM Ron rendah juga lebih boros dan berdampak negatif pada mesin. Sehingga, pemerintah disarankan mendorong masyarakat untuk beralih ke BBM dengan kualitas bagus.

    “Karena pembakaran tidak sempurna, maka BBM RON rendah akan menghasilkan emisi sangat tinggi,” ungkap dia.

    Selain itu, kata dia, Ron rendah juga akan menghasilkan karbon monoksida dan nitrogen dioksida yang juga tinggi.

    Dijelaskan Mamit, dengan menggunakan bahan bakar berkualitas membuat sistem pembakaran mesin lebih sempurna sehingga lebih irit BBM, mesin awet dan mempermudah perawatan kendaraan.

    “Penggunaan BBM berkualitas akan mendorong penurunan emisi dan memperbaiki kualitas udara,” jelas dia. (vit)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePara Cakada Diharapkan Kampanyekan 3M ke Masyarakat
    Next Article “Sekolah kaki kanan”, cara komunitas Innova kenalkan “eco driving”
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Cara melacak HP yang hilang dengan email kini lebih mudah (Ilustrasi/AI)

    Begini Cara Melacak HP yang Hilang dengan Email Menggunakan Akun Google

    July 6, 2026
    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa (ILustrasi/AI)

    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya

    June 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.