Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Mantan Panglima Gatot Disebut Sumber "Gaduh" Kasus Heli
    News

    Mantan Panglima Gatot Disebut Sumber "Gaduh" Kasus Heli

    June 7, 2018No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Mantan Panglima Gatot Disebut Sumber "Gaduh" Kasus Heli

    Mantan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal (Purnawirawan) Agus Supriatna (Tengah) saat di Gedung KPK (Foto: jurnas.com/Rangga Tranggana)

    Jakarta – Mantan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal (Purn) Agus Supriatna menduga ada sejumlah pihak yang sengaja membuat gaduh persoalan pengadaan helikopter AugustaWestland (AW)-101 di TNI AU.

    Hal itu disampaikan Agus usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Rabu (6/6/2018). Agus diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan helikopter AugustaWestland (AW)-101 di TNI AU untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka bos PT Diratama Jaya, Irfan Kurnia Saleh.‎



    “Selama saya waktu masih aktif belum pernah ada satu orang pun yang bertanya kepada saya masalah AW-101, tapi setelah saya pensiun baru mengatakan itu. Jadi saya ingin sampaikan itu,” ucap Agus.

    Menurut Agus, pihak yang membuat gaduh tersebut tak mengetahui mekanisme dan aturan proses pengadaan alutsista. Mulai dari UU APBN hingga Peraturan Panglima nomor 23 tahun 2012 tentang ‎Ketentuan Pengelolaan Kontrak Tahun Tunggal yang Tidak Dapat Diselesaikan pada Akhir Tahun Anggaran Berkenaan di ‎Lingkungan TNI.

    Baca juga :

    • Alasan Mantan KSAU Mangkir Pemeriksaan KPK
    • Eks Kasau Tolak Beri Keterangan Saat Diperiksa Penyidik KPK
    • Mantan KSAU Jalani Pemeriksaan KPK Terkait Heli

    “Coba tanya kepada yang membuat masalah ini tahu enggak UU APBN, tahu enggak mekanisme anggaran APBN itu seperti apa. Kalau tahu tidak mungkin melakukan hal ini (kegaduhan). Yang kedua tahu nggak peraturan Menteri Pertahanan Nomor 17 tahun 2011. Kalau tahu tidak mungkin juga melakukan ini. Dan ada juga Peraturan Panglima Nomor 23. Itu peraturan Panglima loh nomor 23 tahun 2012, kalau memang betul tahu tidak mungkin juga melakukan hal ini,” ungkap dia.

    Pun demikian, Agus enggan menyebut pihak yang disebutnya menjadi pangkal kegaduhan dalam proyek pengadaan Heli AW-101 ini. Untuk menjelaskan mengenai pihak itu, Agus menyerahkan kepada tim kuasa hukumnya.

    “Nanti tanya itu ada lawyer,” imbuh Agus.

    Disisi lain, Agus menilai jika persoalan heli ini tidak perlu diseret ke ranah pidana jika setiap pihak tidak saling menonjolkan egonya masing-masing. Agus pun mengajak sejumlah pihak untuk duduk bersama. Agus menyebut pihak-pihak terkait itu di antaranya ‎Panglima TNI saat itu, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dan Menteri Pertahanan saat itu, Ryamizard Ryacudu.

    “Sebenarnya ini semua itu bisa duduk bersama. Duduk bersama level-level Menteri Pertahanan, Panglima TNI yang sebelumnya, saya, kita duduk bersama. Kita pecahkan bersama dimana sebetulnya masalahnya ini, begitu. Jangan masing-masing merasa hebat, merasa benar karena punya kekuasaan,” tandas Agus.

    Kuasa hukum Agus Teguh Samudra menyebut  pihak yang dimaksud membuat gaduh berasal dari unsur TNI juga. Teguh secara tersirat menyebut mantan Panglima TNI.

    Saat proyek ini bergulir, Panglima TNI dijabat oleh Gatot. Gatot bahkan yang langsung mengumumkan penetapan tiga anggota TNI AU sebagai tersangka saat konferensi pers di Gedung KPK pada Jumat, 26 Mei 2017 lalu.

    “Mesti sudah tahu kan. Pertama kali yang beritakan ini dan umumkan di KPK ada siapa? Kan mantan panglima. Padahal ada aturan panglima sendiri,” ungkap Teguh.

    TAGS : Agus Supriatna Gatot Nurmatyo Kasus Heli

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/35853/Mantan-Panglima-Gatot-Disebut-Sumber-Gaduh-Kasus-Heli/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTHR Ala Jokowi Dinilai Manuver Politik dan Bikin Rusak
    Next Article Brando Susanto Pimpin TMP Jawa Barat
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.