Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Mantan Presiden Amerika Siap Jadi "Umpan" Negoisasi Rudal Korut
    News

    Mantan Presiden Amerika Siap Jadi "Umpan" Negoisasi Rudal Korut

    October 23, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Mantan Presiden Amerika Siap Jadi "Umpan" Negoisasi Rudal Korut 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Mantan Presiden Amerika Siap Jadi "Umpan" Negoisasi Rudal Korut

    Mantan Presiden Amerika Serikat, Jimmy Carter (Foto: Yonhap via AP)

    Washington – Mantan Presiden Amerika Serikat ke-39, Jimmy Carter bersedia jadi perantara negosiasi terkait program rudal dan nuklir Korea Utara. Hal itu disampaikna dalam wawancara yang berlangsung di rumahnya, di Georgia.

    Pria yang berusia 93 tahun itu mengatakan telah mencurahkan keiginannya kepada penasihat teknis keamanan Presiden Donald Trump, H.R. McMaster, namun sejauh ini masih ditanggapi negatif.

    “Saya akan pergi, ya. Saya mengatakan kepada (McMaster), saya tersedia jika mereka membutuhkan,” katanya dilansir New York Times pada Minggu, (22/10).

    Ia mengatakan, pemimpin Korea Utara saat ini, Kim Jong-un, sulit diprediksi dan dapat menggunakan senjata nuklir jika ia merasa berada di bawah ancaman Trump.

    “Saya pikir mereka sekarang sudah memiliki senjata nuklir canggih yang bisa menghancurkan Semenanjung Korea dan Jepang, dan beberapa wilayah terpencil kami di Pasifik, bahkan mungkin daratan kami,” kata Carter.

    Korea Utara menguji dua rudal jarak jauh pada bulan Juli dan yang diklaimnya merupakan bom hidrogen bulan lalu. Hal itu mendorong Trump untuk melepaskan serangkaian ancaman yang mengancam saat menghapus rezim tersebut.

    “Saya juga takut, tentang situasi,” kata Carter. “Saya tidak tahu apa yang akan mereka lakukan, karena mereka ingin menyelamatkan rezim mereka.”

    Penerima hadiah Nobel pada 2002 itu menunjukkan, bahwa pengaruh China terhadap Korea Utara sangat dilebih-lebihkan, terutama karena tidak adanya kontak antara Kim dan Beijing.

    Mantan presiden pada 1994 menyambangi Pyongyang untuk mencari solusi terkait kebuntuan nuklir, dan sekali lagi pada 2010, ia memenangkan pembebasan seorang warga Amerika yang ditahan.

     

    TAGS : Korea Utara Amerika Serikat Rudal

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/23618/Mantan-Presiden-Amerika-Siap-Jadi-Umpan-Negoisasi-Rudal-Korut/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKrisis Teluk, Tillerson: Saudi Ogah Dialog
    Next Article Jenazah Brimob Tewas di Tembagapura Diterbangkan ke Bengkulu
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Wimbledon schedule 2026 resmi diumumkan (Ilustrasi/AI)

    Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai

    June 29, 2026
    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Wimbledon Schedule 2026 Diumumkan, Turnamen Resmi Dimulai
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.