Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»International»Masuki Gelombang COVID-19 Keenam, Okinawa Pertimbangkan Keadaan Darurat
    International

    Masuki Gelombang COVID-19 Keenam, Okinawa Pertimbangkan Keadaan Darurat

    January 5, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Masuki Gelombang COVID-19 Keenam, Okinawa Pertimbangkan Keadaan Darurat 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Masuki Gelombang COVID-19 Keenam, Okinawa Pertimbangkan Keadaan Darurat 2
    Orang-orang berbelanja di sepanjang jalan Pasar Ameyoko saat acara diskon akhir tahun di Tokyo, Jepang, Selasa (28/12/2021). Pemerintah Jepang melalui Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno mengkonfirmasi bahwa tiga orang yang berada dalam satu keluarga kota Osaka telah terinfeksi varian Omicron dan asal muasal penularan tak bisa ditelusuri. (BP/Ant)

    TOKYO, BALIPOST.com – Kasus COVID-19 di Okinawa melonjak menjadi sekitar 600 kasus pada Rabu (5/1). Sebelumnya tercatat 225 kasus COVID-19 pada Selasa (4/1).

    Dalam mengatasi penyebaran virus corona di tengah melonjaknya kasus COVID-19, prefektur yang terletak di bagian paling selatan Jepang itu mempertimbangkan mengumumkan keadaan darurat. Gubernur Okinawa Denny Tamaki kepada wartawan, mengatakan bahwa Okinawa telah memasuki gelombang keenam.

    Varian Omicron yang sangat menular menjadi penyebab atas lonjakan kasus COVID-19 di Okinawa. Hingga Senin, total 993 kasus varian Omicron telah ditemukan di Jepang, termasuk 295 kasus yang dianggap sebagai penularan komunitas, menurut kementerian kesehatan.

    Pakar kesehatan di Okinawa akan bertemu Rabu malam untuk menentukan apakah akan meminta pemerintah pusat untuk mengumumkan keadaan darurat, kata pejabat itu.

    Pemerintah pusat akan menanggapi secara cepat setiap permintaan untuk pemberlakuan keadaan darurat, kata Kepala Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno kepada wartawan.

    Menurut Surat kabar Mainichi, Tamaki, dikutip dari kantor berita Antara, Rabu (5/1), mengatakan, kepada Matsuno pada Selasa bahwa dia sedang mempertimbangkan untuk meminta pemberlakuan keadaan darurat yang akan mencakup langkah-langkah pembatasan jam buka restoran dan bar. Jepang juga meminta AS untuk melakukan berbagai upaya dalam mengatasi penyebaran virus corona di pangkalan militer AS di Okinawa.

    Tamaki mengatakan, infeksi di pangkalan militer AS di Okinawa terus meningkat. Jumlah kasus baru virus corona di Jepang naik melewati 1.000 pada Selasa untuk pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir. (Kmb/Balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleWHO Tetap Sarankan Karantina Selama 14 Hari
    Next Article Publik Australia Marah Penanganan Wabah Omicron
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Israel bom Lebanon kembali menjadi perhatian dunia setelah serangan terbaru (Ilustrasi/AI)

    Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?

    July 9, 2026
    Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal (Ilustrasi/AI)

    Starbucks Jadi Perbincangan Gegara Promosi yang Bikin Orang Kesal

    June 17, 2026
    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel (Ilustrasi/AI)

    Flotilla Gaza Kembali Jadi Sorotan Dunia Usai Dicegat Israel

    May 26, 2026
    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran (Ilustrasi/AI)

    Kuwait Masuk Pusaran Ketegangan AS dan Iran, Ini Pemicunya

    May 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?
    • ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.