Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Masyarakat Selalu Pakai Masker, tapi Masih Takut Vaksin
    Lifestyle

    Masyarakat Selalu Pakai Masker, tapi Masih Takut Vaksin

    July 7, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Masyarakat Selalu Pakai Masker, tapi Masih Takut Vaksin 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Jumlah kasus positif covid-19 semakin bertambah sejak sebulan terakhir. Bahkan angka penambahannya mencapai 34.379 kasus per Rabu (7/7).

    Tingginya tren penambahan kasus membuat kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan (prokes) semakin meningkat. Di antaranya dalam penggunaan masker yang semakin tinggi. Namun, di sisi lain tingkat antusias warga melakukan vaksinasi tidak menggemberikan.

    Berdasar hasil survei yang digelar Median menyebutkan bahwa 73,9 persen warga selalu memakai masker saat keluar rumah. Direktur Eksekutif Median Survei Rico Marbun menyebut, jika dilihat dari sebaran umur, orang selalu pakai masker adalah usia di atas 60 tahun. Angka mencapai 81,3 persen. Kemudian diikuti masyarakt berusia 21-30 tahun sebesar 79,5 persen. Tingkat terendah yang selalu menggunakan masker saat keluar rumah adalah yang berusia 17-20 tahun, sebesar 67,5 persen.

    “Ini menunjukkan kesadaran warga kita dalam mengenakan masker sudah meningkat,” ungkap Rico Marbun dalam konfrensi pers hasil survei Media secara daring pada Rabu (7/7).

    Survei tentang Covid-19 yang digelar Median berlangsung pada 21 – 26 Juni 2021. Alias sebelum diterapkannya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di wilayah Jawa dan Bali.

    Survei itu menggunakan metode pembagian kuesioner berbasis google form yang disebar melalui Facebook. Form pertanyaan disebar secara proporsional terhadap populasi dan tersebar di akun facebook di 34 provinsi. Sementara yang mengisi hanya di 32 provinsi. Adapun jumlah sampel dari survei itu mencapai 1.089 responden di 32 provinsi. Para responden merupakan pengguna facebokk aktif berusia berusia 17 hingga 60 tahun ke atas.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleCovid-19 Belum Melandai, Asumsi Makro RAPBN 2022 Berubah
    Next Article Ini, Obat Rekomendasi WHO Terbaru untuk Pasien COVID-19 Parah
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa (ILustrasi/AI)

    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya

    June 23, 2026
    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan (Ilustrasi/AI)

    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama

    June 15, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.