Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Membawa Harapan ke Balik Tembok: Nyayu Miranti dan Satu Kelas Indonesia di Lapas Anak
    News

    Membawa Harapan ke Balik Tembok: Nyayu Miranti dan Satu Kelas Indonesia di Lapas Anak

    June 2, 2025Updated:July 3, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Membawa Harapan ke Balik Tembok: Nyayu Miranti dan Satu Kelas Indonesia di Lapas Anak 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Tak banyak yang melirik tempat seperti Lapas Anak sebagai ruang untuk tumbuh dan belajar. Namun, bagi Nyayu Miranti, tempat itu justru menjadi ladang penting untuk menanam benih harapan. Lewat program yang ia dirikan, Satu Kelas Indonesia, Nyayu menghadirkan pelatihan dan pendampingan bagi anak-anak binaan di Lapas Anak Bandung.

    Bukan hanya tentang keterampilan teknis, bagi pemilik akun TikTok @nyayumiranti, program ini lebih dalam dari itu, yaitu tentang membangun kepercayaan diri, membuka pikiran, dan menanamkan keyakinan bahwa masa depan masih bisa diperjuangkan, meski dari titik terendah sekalipun.

    “Kalau mereka diberi ruang untuk mengenal diri dan potensi mereka, saya yakin mereka bisa bangkit,” ujar Nyayu.

    This outlet deals with various collections of high-end Replica Breitling.High Quality AAA Breitling Replica Watches online sales for you

    Kegiatan yang dilakukan Nyayu dan timnya mencakup berbagai pelatihan kreatif: membuat kerajinan tangan, melatih komunikasi, hingga memperkenalkan konsep wirausaha sederhana.

    Bukan itu saja, pendekatan yang replica watches UK digunakan selalu berfokus pada sisi personal, berbicara dengan anak-anak, mendengarkan kisah mereka, dan membangun hubungan yang hangat.

    Banyak anak yang awalnya ragu untuk terlibat. Mereka terbiasa dianggap “salah”, merasa tertutup dan tidak percaya diri. Tapi seiring berjalannya waktu, sesi demi sesi membuat mereka mulai percaya bahwa mereka juga bisa dihargai dan dilihat sebagai individu yang punya masa depan.

    Tag Heuer replica “Ada satu anak yang bilang, ‘Aku kira mimpiku sudah hancur.’ Waktu dengar itu, hati saya rasanya pecah,” kenang Nyayu.

    Membawa Harapan ke Balik Tembok: Nyayu Miranti dan Satu Kelas Indonesia di Lapas Anak 2

    Nyayu percaya bahwa pembinaan yang menyentuh hati akan menciptakan perubahan yang nyata. Ia tidak hanya datang sekali, memberi pelatihan, lalu pergi.

    Ia hadir secara berkala, membangun relasi jangka panjang, dan mengajak timnya untuk melihat anak-anak itu bukan sebagai pelaku masa lalu, tapi sebagai pejuang masa depan.

    Dalam beberapa sesi, para anak binaan bahkan mulai membuat produk sederhana yang bisa dijual, seperti gantungan kunci, lukisan kecil, atau aksesori dari bahan daur ulang. Semua dilakukan dengan semangat dan kebanggaan tersendiri.

    Mereka mulai tersenyum, tertawa, bahkan berbagi ide satu sama lain. Nyayu tahu, itu bukan sekadar hasil dari pelatihan, tapi bukti bahwa kepercayaan diri mereka mulai tumbuh kembali.

    Apa yang dilakukan Nyayu Miranti lewat Satu Kelas Indonesia bukan sekadar program sosial. Ini adalah perjalanan spiritual, bagi dirinya dan anak-anak binaan itu sendiri. Ia datang bukan sebagai pengajar, tapi sebagai teman yang peduli. Ia tidak membawa solusi, tapi membuka jalan bagi anak-anak itu untuk menemukan kembali jati diri mereka.

    Baginya, keberhasilan program ini bukan diukur dari berapa banyak keterampilan yang diajarkan, tapi dari momen-momen kecil ketika seorang anak mulai berkata, “Aku ingin berubah dan kembali bermimpi.”

    Kadang, harapan bisa datang dari tempat yang paling tidak terduga. Dan Nyayu Miranti membuktikan bahwa dengan niat tulus dan konsistensi, bahkan tembok penjara pun tidak bisa menghalangi cahaya perubahan.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAturan Sekolah di Jawa Barat Terbaru, Dedi Mulyadi: Belajar Mengajar Senin-Jumat
    Next Article SPMB Kota Bandung 2025 Terbaru, Simak Prosedurnya
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • TradingView Makin Populer di Kalangan Trader: Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya
    • 6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.