Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Mendag Ungkap Penyebab Harga Minyak Goreng di Indonesia Melambung
    Ekonomi

    Mendag Ungkap Penyebab Harga Minyak Goreng di Indonesia Melambung

    January 31, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Mendag Ungkap Penyebab Harga Minyak Goreng di Indonesia Melambung 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut lonjakan harga minyak goreng yang sempat terjadi beberapa waktu lalu hingga menyentuh di atas Rp 20.000 per liter dipengaruhi oleh permintaan komoditas kelapa sawit dunia. Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi berpendapat, lonjakan permintaan kelapa sawit tersebut lantaran Indonesia menjadi salah satu produsen besar kelapa sawit. Apalagi, Indonesia telah meluncurkan B30 alias biodiesel yang merupakan salah satu jenis bahan bakar nabati untuk kendaraan.

    Menurutnya, selama sebelum memproduksi B30, harga minyak goreng cenderung mendatar. Namun, setelah B30 digunakan sebagai alternatif energi, harga komoditas minyak kelapa sawit langsung bergerak liar.

    “Yang membuat tinggi, RI sebagai penghasil kelapa sawit terbesar dunia. Kita bikin namanya B30, harganya loncat,” kata Lutfi dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR, Senin (31/1).

    Meski demikian, dengan kebijakan kenaikan harga sawit ini Indonesia tetap diuntungkan. Sebab, produk kelapa sawit menjadi ekspor terbesar kedua bagi Indonesia setelah batu bara. Dengan naiknya harga komoditas tersebut berdampak baik pada para petani yang juga meraup untung.

    “Ekspor CPO kita 2021 itu USD 32,83 miliar, secara agregat ekonomi bagus sekali,” ungkapnya.

    Namun, kata Lutfi, pemerintah juga sudah melakukan intervensi stabilisasi minyak goreng dilakukan secara bertahap untuk menjaga harga pasar tidak menyebabkan kekacauan di pasar. “Maka kalau mau tindakan kita itu pelan-pelan. Kami coba intervensi pasar sedemikian rupa supaya nggak kacaukan harga,” ucapnya.

    Hal yang dilakukan oleh pemerintah adalah untuk membantu menurunkan harga dengan menggelontorkan sebanyak 11 juta liter minyak goreng seharga Rp 14.000 per liter untuk kemasan sederhana.

    Editor : Edy Pramana

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTransaksi Kripto Berpotensi Sebagai Tempat Pencucian Uang
    Next Article Pengamat Sebut Feronikel Antam Memiliki Prospek Menarik
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.