Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Mendes PDTT Kenalkan Bisnis Model Prukades kepada Sejumlah Ekonom Asia
    News

    Mendes PDTT Kenalkan Bisnis Model Prukades kepada Sejumlah Ekonom Asia

    July 9, 2018No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Mendes PDTT Kenalkan Bisnis Model Prukades kepada Sejumlah Ekonom Asia

    Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Eko Sandjojo menjadi pembicara Seminar International Conference Microeconomics of Competitiveness

    JAKARTA – Dalam upaya meningkatkan daya saing usaha berskala kawasan perdesaan, pemerintah dalam hal ini Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) terus menggenjot program Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades).

    Indonesia memiliki pertumbuhan ekonomi yang bagus. Namun masih banyak masyarakat miskin karena salah satunya tidak bisa mengakses pasar dan economic of skill. Melihat kenyataan tersebut, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo memperkenalkan bisnis model Prukades (Produk Unggulan Kawasan Perdesaan) sebagai usaha untuk meningkatkan perekonomian di kawasan persesaan.



    “Bisnis model Prukades ini membuat ekonomi cluster, fokus maksimal pada tiga komoditas. Saya apresiasi seminar internasional ini untuk meng-creat opportunity dan mengatasi masalah-masalah ini dengan para pakar ekonomi,” ujarnya saat menjadi honourable speaker dalam Seminar International Conference Microeconomics of Competitiveness (MOC) bertema Comparative Cluster Initiatives in Asia, dihadapan para ekonom dari Thailand, Filipina, Taiwan, Malaysia dan Korea, di IPMI International Business School Jakarta, Senin (9/7).

    Sebanyak 82,77 persen penduduk desa bekerja di sektor pertanian, namun masalahnya yaitu Skala ekonomi kecil, Akses pasar yang sangat terbatas, tidak terintegrasi vertikal, tidak tersedianya industri paska panen, dan Minim permodalan dan keterlibatan swasta.

    Baca juga :

    • Cerita Mendes Temui Pengungsi Gunung Agung Derita Gagal Ginjal
    • Dialog dengan Ribuan Mahasiswa, Tiga Menteri ini Bagi-bagi Laptop dan Tabungan
    • PKT di Bali Dimanfaatkan untuk Perbaikan Irigasi Subak

    “Rata-rata usaha kecil di perdesaan masih mengalami masalah distribusi sehingga menyebabkan harga beli di petani masih rendah, solusinya yaitu klusterisasi produk unggulan desa, Menciptakan integrasi vertikal dan Pelibatan swasta untuk industri paska panen,” tambahnya.

    Mendes PDTT Eko berharap produktivitas ekonomi perdesaan bisa ditingkatkan, pengelolaan lebih efisien, dan biaya produksi bisa ditekan dan profit bisa maksimal untuk masyarakat desa.

    Dia melanjutkan, konsep model bisnis pengembangan prukades itu, pertama, customer segment yaitu perusahaan komoditas pertanian, e-commerce, konsumen langsung. Kedua, value proposition yaitu bertemunya potensi antardesa dan pasar menciptakan nilai tambah desa. Ketiga, channels, yaitu jaringan bisnis, jaringan program pempus dan pemda, jaringan LSM. Keempat, customer relationship, yaitu konsultasi, WAG, dan website, penanganan masalah, pendampingan. Kelima, revenue stream, yaitu peningkatan PAD, PDRB, pendapatan petani, Bumdesa Bersama, kemajuan desa. Keenam, key resources, yaitu jaringan bisnis dan program, kekuasaan eksekusi pusat, daerah, usaha. Ketujuh, key activities MoU, PKB, pembentukan Bumdesa Bersama, perbup lokasi, SK PIC, pelatihan, persiapan, produksi, pemasaran hasil. Kedelapan, key partners, yaitu PIC Kemendesa PDTT, Bupati, PIC Perusahaan, Bumdesa Bersama, Petani. Kesembilan, cost structure, yaitu Komunikasi, rapat koordinasi, kajian lapangan, penyusunan dokumen, pendampingan.

    Pelaksanaan Forum Prukades ini setidaknya melibatkan langsung para stakeholder yang terkait dengan desa, di antaranya 19 Kementerian / Lembaga, Pemerintah Daerah, Perbankan, Pemerintah Desa, dan Dunia usaha.

    Mendes PDTT Eko juga menjelaskan beberapa contoh sukses bisnis model pengembangan prukades di Kabupaten Pandeglang (komoditas jagung dan budidaya kerapu), pengembangan prukades di lahan transmigrasi Melolo, Sumba Timur dengan komoditas tebu, pengembangan prukades di Kabupaten Tulang Bawang dengan komoditas udang.

    Beberapa negara memiliki tingkat konsumsi yang lebih tinggi dibandingkan dengan produksinya. Hal ini menunjukkan bahwa masih ada peluang bagi Indonesia untuk menjadi pengekspor komoditi pertanian ke negara lain. Diharapkan dengan program Prukades ini bisa meningkatkan pendapatan masyarakat desa dan petani khususnya

     

    TAGS : Info Kemendes Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/37425/Mendes-PDTT-Kenalkan-Bisnis-Model-Prukades-kepada-Sejumlah-Ekonom-Asia/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleSapungin ITS Juara DWC 2018, Ini Komentar Menristekdikti
    Next Article Fahri Bongkar Borok Presiden PKS
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.