Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Mendikbud: Ditunggu-tunggu Tidak Merata, Makanya Zonasi
    News

    Mendikbud: Ditunggu-tunggu Tidak Merata, Makanya Zonasi

    September 21, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Mendikbud: Ditunggu-tunggu Tidak Merata, Makanya Zonasi

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy

    Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan alasan pemerintah menerapkan sistem zonasi, yang sudah berjalan selama dua tahun terakhir.

    Menurut Muhadjir, misi pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia belum tercapai, lewat program-program yang ada sebelum. Justru, disparitas pendidikan antar wilayah dan sekolah semakin tinggi.



    “Banyak yang bilang pemerataan dulu baru zonasi. Terbalik. Sudah ditunggu-tunggu tidak pernah merata. Makanya zonasi itu untuk pemerataan,” kata Muhadjir di Kantor Kemdikbud Jakarta, pada Jumat (21/9).

    Mendikbud menyampaikan, sebelum pelaksanaan zonasi, marak sekolah-sekolah negeri yang dilabeli sekolah favorit. Predikasi ini menurut Muhadjir telah menciptakan ketimpangan.

    Baca juga :

    • 4.000 Sekolah Daerah 3T Terkoneksi Internet pada 2019
    • Mendikbud Usul Masa Pengabdian Honorer Jadi Pertimbangan CPNS
    • 525 Siswa Bertarung dalam Kompetisi Sains Madrasah 2018

    Padahal, lanjut Mendikbud, setiap anak berhak bersekolah di mana pun, dengan alasan sekolah negeri merupakan fasilitas publik.

    “Fasilitas publik itu tidak boleh melanggar tiga hal. Yaitu tidak dipersaingkan, tidak ada diskriminasi, dan tidak boleh eksklusif,” ujarnya.

    Karena itu, bila masyarakat keberatan dengan penerapan zonasi untuk sekolah-sekolah negeri, Muhadjir menyarankan agar mengambil sekolah swasta.

    “Ibaratnya, kalau tidak mau pakai jalan umum, silahkan pakai jalan tol yang berbayar,” ucapnya.

    TAGS : Pendidikan Zonasi Kemdikbud

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/41122/Mendikbud-Ditunggu-tunggu-Tidak-Merata-Makanya-Zonasi/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMendag Enggar Khianati Petani dan Rugikan Negara
    Next Article "Pak Jokowi Kampanye untuk Partai Gerindra Nanti"
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.