Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Mendikbud: Hanya Enam Persen Sekolah yang Boleh Belajar Tatap Muka
    News

    Mendikbud: Hanya Enam Persen Sekolah yang Boleh Belajar Tatap Muka

    June 15, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Mendikbud: Hanya Enam Persen Sekolah yang Boleh Belajar Tatap Muka

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim

    Jakarta, Jurnas.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan hanya enam persen sekolah jenjang pendidikan dini, dasar, dan menengah, yang diperbolehkan melaksanakan pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran baru ini.

    Enam persen sekolah tersebut, kata Mendikbud, berada di zona hijau Covid-19. Namun pelaksanaanya tetap harus mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

    “Kita persilakan pemerintah daerah mengambil keputusan untuk melakukan sekolah dengan (sistem) tatap muka. Sisanya yang 94 persen tidak diperkenankan, dilarang karena mereka masih ada risiko penyebaran,” jelas Mendikbud dalam konferensi pers SKB Empat Menteri mengenai penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi, pada Senin (15/6).

    Mendikbud menggarisbawahi, zona hijau bukan satu-satunya syarat untuk menyelenggarakan pembelajaran tatap muka. Sekolah yang bersangkutan juga harus mendapatkan izin dari pemerintah daerah, dan memenuhi ceklis yang ditetapkan pemerintah.

    Ceklis tersebut antara lain: Pertama, sekolah wajib menyediakan sarana sanitasi dan kebersihan, seperti toilet bersih, sarana cuci tangan, dan disinfektan.

    Baca juga.. :

    • Ortu Boleh Larang Anak ke Sekolah bila Khawatir Covid-19
    • Buka Tahun Ajaran Baru, Kemdikbud Dianggap Tidak Manusiawi
    • Zona Hijau Tak Jadi Jaminan Sekolah Bisa Dibuka

    Kedua, sekolah mampu mengakses fasilitas kesehatan tersebut seperti puskesmas, klinik, rumah sakit, dan lain sebagainya. Ketiga, sekolah harus menerapkan wajib masker. Keempat, memiliki alat pengecek temperatur tubuh (thermogun). Kelima, sekolah wajib memaastikan tidak ada peserta didik yang memiliki kondisi medis atau sedang sakit.

    “Bahkan kalau keluarganya ada yang sakit atau flu, anak itu tidak diperkenankan masuk. Guru dan orang tua yang punya resiko komorbiditas juga sebaiknya tidak masuk dulu ke sekolah yaitu diabetes atau hipertensi,” terang Nadiem.

    “Dan keenam, membuat kesepakatan bersama komite satuan pendidikan terkait kesiapan melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan,” imbuh dia.

    Adapun untuk pembukaan sekolah, lanjut Nadiem, memiliki tiga tahapan. Tahap pertama yang dibuka ialah SMA, SMK, MA, SMTK, SMAK, Paket C, SMP, MTs, dan Paket B.

    Sementara tahap kedua yang dilaksanakan dua bulan setelah tahap pertama, ialah SD, MI, Paket A, dan SLB.

    “Semakin rendah jenjangnya, maka semakin jauh waktu pembukaannya. PAUD itu tercepat lima bulan dari sekarang. Itupun untuk hanya yang di zona hijau,” ujar Mendikbud.

    TAGS : Mendikbud Pembukaan Sekolah Nadiem Anwar Makarim Tahun Ajaran Baru

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/73811/Mendikbud-Hanya-Enam-Persen-Sekolah-yang-Boleh-Belajar-Tatap-Muka/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleHadiri Pemakaman Ibu Sandy, Tessa Kaunang Izin dari Tempat Syuting
    Next Article Ortu Boleh Larang Anak ke Sekolah bila Khawatir Covid-19
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.