Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Mengenal 3 Metode Tie-Dye dalam Fashion Untuk Latih Kesehatan Mental
    Lifestyle

    Mengenal 3 Metode Tie-Dye dalam Fashion Untuk Latih Kesehatan Mental

    November 28, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Mengenal 3 Metode Tie-Dye dalam Fashion Untuk Latih Kesehatan Mental 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pencinta fashion pasti mengenal metode Tie-Dye. Kini teknik fashion itu kembali populer saat ini. Tie-dye merupakan lambang counterculture fashion era 1960-an dan 1970-an. Permintaan akan pewarna melonjak di era pandemi saat semua orang terpaksa lebih sering berada di rumah untuk bereksperimen. Beberapa mencoba membuat versi mereka sendiri dari pakaian olahraga tie-dye mahal yang dibuat oleh desainer sebagai seragam kerja dari rumah.

    Dalam laman The Wall Street Journal, pencarian online untuk metode tie-dye telah meroket lebih dari 3.400 persen di AS sejak Maret, menurut Google. Item yang paling banyak ditelusuri untuk pewarna dasi adalah kemeja, celana olahraga, kaus, pakaian olahraga, dan hoodies.

    Maraknya tren tie-dye pun didukung dengan penjelasan ilmiah dari psikolog perilaku sekaligus penulis buku The Psychology of Fashion, dr. Carolyn Mair. Mengutip dari The Oprah Magazine, selain bernostalgia itu baik untuk kesehatan mental, mengenakan tie-dye cocok dengan anggapan bahwa kita ingin berbaur namun menonjol secara bersamaan. “Ini adalah aspek mendasar manusia,” ujarnya.

    Minat tinggi masyarakat Indonesia terhadap tie-dye juga ditunjukkan dari hasil pencarian di Google yang meningkat pesat selama beberapa bulan terakhir berdasarkan data Google Trends, terutama di wilayah Bali, Jogjakarta, Jawa Tengah, Lampung, dan Banten. Memanfaatkan tren ini, menjual busana serta aksesoris bermotif tie-dye menjadi salah satu bisnis rumahan dengan prospek menggiurkan.

    Proses pembuatannya terbilang mudah dan bisa turut membantu melestarikan lingkungan, karena dapat memanfaatkan pakaian atau sarung bantal yang sudah tidak terpakai lagi dan di-upcycle menjadi seperti baru dengan corak tie-dye yang sedang hype. Salah satunya dilakukan oleh Diah Kusumawardani, pemilik label KUSUMA. Dia mendapat penghasilan lebih setelah pandemi terjadi. Berawal dari hobi, kini dia bisa mendapatkan keuntungan Rp 3-5 juta per bulan. Secara daring baru-baru ini, Diah Kusumawardani bersama Ninja Xpress membagikan cara membuat motif tie-dye bentuk spiral di rumah.

    1. Bahan dan Alat Sederhana
    Bahan dan peralatan yang diperlukan tidak mahal. Bahkan sebagian adalah benda yang umum dimiliki di setiap rumah, yaitu gunting, karet gelang, sarung tangan karet, wadah, tray, manik-manik atau kelereng, water glass, pewarna atau pemutih, dan tentunya media yang akan diwarnai seperti kaus, piyama, atau topi.

    2. Teknik Pewarnaan
    Teknik tie-dye menggunakan metode pewarnaan dingin. Pigmen warna yang dijual di pasaran pun ada yang aman untuk anak-anak, sehingga si kecil juga bisa ikut belajar dan berkreasi bersama.

    Apabila menggunakan media berwarna putih, maka akan dilakukan pewarnaan. Sedangkan jika memakai media yang sudah berwarna, warna tersebut akan dihilangkan menggunakan pemutih untuk memunculkan motif.

    3. Proses Akhir
    Setelah menentukan media yang hendak diproses, cari titik tengah dan jiwit sambil diputar sampai membentuk spiral. Gunakan karet gelang untuk menahan agar bentuk spiral tidak terbuka kembali. Rendam di dalam water glass agar warna dapat terkunci nantinya. Setelah diperas, letakkan media yang hendak diwarnai di atas tray dan warnai dengan merata. Diamkan selama 3-8 jam agar warna teresap sempurna.

    Saksikan video menarik berikut ini:

    Editor : Edy Pramana

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleIni Penjelasan Luhut Soal Kebijakan Ekspor Benur Lobster Tak Salah
    Next Article 3 Jurus Menjaga Karyawan Tetap Terhubung dan Produktif di Masa Pandemi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    outfit nonton konser

    Outfit Nonton Konser yang Stylish dan Cocok untuk Semua Genre

    July 18, 2026
    Cara melacak HP yang hilang dengan email kini lebih mudah (Ilustrasi/AI)

    Begini Cara Melacak HP yang Hilang dengan Email Menggunakan Akun Google

    July 6, 2026
    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?
    • ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung
    • Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.