Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Minta Maaf, Nadiem Rayu NU-Muhammadiyah-PGRI Gabung POP Lagi
    News

    Minta Maaf, Nadiem Rayu NU-Muhammadiyah-PGRI Gabung POP Lagi

    July 28, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Minta Maaf, Nadiem Rayu NU-Muhammadiyah-PGRI Gabung POP Lagi

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim (Foto: Muti/Jurnas.com)

    Jakarta, Jurnas.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim akhirnya meminta maaf atas kisruh Program Organisasi Penggerak (POP), pasca mundurnya LP Maarif NU, Majelis Dikdasmen Muhammadiyah, dan PGRI.

    Dalam video singkatnya, Nadiem menyebut ketiga organisasi masyarakat (ormas) tersebut telah berjasa di dunia pendidikan, bahkan sebelum Indonesia merdeka. Karenanya, partisipasi ketiga ormas itu sangat dibutuhkan untuk mengawal POP.

    “Saya memohon maaf atas segala keprihatinan yang timbul, dan berharap agar tokoh dan pimpinan NU, Muhammadiyah, dan PGRI bersedia untuk terus memberikan bimbingan, dalam proses pelaksanaan program yang kami sadari betul masih belum sempurna,” kata Nadiem pada Selasa (28/7).

    Nadiem mengatakan, tanpa dukungan NU, Muhammadiyah, dan PGRI maka tujuan mencapai pendidikan yang berkualitas sulit untuk tercapai. “Kami di Kemdikbud siap mendengar, siap belajar,” sambung dia.

    Nadiem menuturkan, POP sejak awal bertujuan bermitra dengan para penggerak pendidikan untuk menemukan inovasi yang bisa dipelajari pemerintah, serta diterapkan dalam skala nasiional.

    Baca juga.. :

    • Anggota DPR: Proses KBM Saat Pandemi Covid-19 Harus Dievaluasi
    • Komisi X DPR Dorong Tranparansi dan Evaluasi POP Kemendikbud
    • Nadiem Konpres POP, Kenapa Tak Singgung Soal NU, Muhammadiyah & PGRI?

    Adapun mengenai lolosnya Tonoto Foundation dan Putera Sampoerna yang berafiliasi dengan perusahaan raksasa, Mendikbud mengatakan keduanya sepakat tidak akan menggunakan APBN sepeserpun.

    “Mereka akan mendanai sendiri aktivitas programnya tanpa anggaran dari pemerintah. Harapan kami akan menjawab kecemasan masyarakat mengenai potensi konflik kepentingan, dan isu kelayakan hibah yang sekarang dapat dialihkan kepada organisasi yang lebih membutuhkan,” tandas dia.

    TAGS : Mendikbud Nadiem Anwar Makarim Program Organisasi Penggerak

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/76163/Minta-Maaf-Nadiem-Rayu-NU-Muhammadiyah-PGRI-Gabung-POP-Lagi/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKPK Serahkan Aset 53 Hektare ke TNI AD
    Next Article Kejagung Periksa Dirjen Bea Cukai Terkait Korupsi Impor Tekstil
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 25 Aplikasi Penghasil Uang Terbaik 2026, Terbukti Membayar dan Aman
    • iOS 27 Download Sudah Tersedia dalam Versi Public Beta, Begini Cara Unduhnya
    • Rekomendasi Laptop Mahasiswa untuk Semua Jurusan dan Budget

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.