Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Momentum Kemerdekaan, Kadin Dorong Bangun Kedaulatan Digital
    Ekonomi

    Momentum Kemerdekaan, Kadin Dorong Bangun Kedaulatan Digital

    August 17, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Momentum Kemerdekaan, Kadin Dorong Bangun Kedaulatan Digital 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memandang, momentum kemerdekaan harus jadi batu loncatan untuk membangun peta jalan dan ekosistem ekonomi digital Indonesia yang potensinya masih terbuka luas.

    Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid mengatakan, situasi pandemi mempercepat dinamika perubahan di sektor bisnis, salah satu sektor yang menjadi mesin pendorong pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) di kawasan regional ialah ekonomi digital yang diprediksi berkontribusi mencapai USD 1 triliun setiap tahunnya.

    “Potensi nilai ekonomi digital Indonesia pada 2030 diperkirakan mencapai Rp 4.531 triliun atau naik delapan kali lipat dari 2020 yang saat ini berada di angka Rp 603 triliun. Ini berdasar roadmap perdagangan digital di Indonesia yang disiapkan pemerintah,” ujar dalam keterangan resminya, Selasa (17/08).

    Menurutnya, potensi ekonomi digital Indonesia masih sangat potensial untuk dikembangkan. Sebab, pandemi mengubah perilaku konsumen yang tidak mementingkan lagi tatap muka, tapi mengakses, membeli dan membayar barang dengan menggunakan beragam infrastruktur digital.

    “Saat ini, untuk bisnis yang tumbuh karena digital itu tentunya e-commerce, pembayaran digital, blockchain, komputasi awan, 5G, printing 3D dan masih banyak lagi. Bisnis e-commerce itu tumbuh drastis, dari Rp 302 triliun di 2019, lalu tumbuh menjadi Rp 1.178 triliun di 2025, hingga menuju Rp 1.900 triliun pada 2030,” jelasnya.

    Sayangnya, kata Arsjad, data East Ventures Digital Competitiveness Index (EVDCI) melaporkan daya saing digital Indonesia bernilai 27,9. Jika dengan skala 0-100, angka ini memperlihatkan daya saing digital Indonesia masih terbilang rendah. Arsjad menilai hal ini sangat disayangkan, mengingat dengan jumlah penduduk yang sangat besar Indonesia masih memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital.

    “Soal ini, Kadin Indonesia punya dan bisa memainkan peran strategis menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi. Salah satunya, selain mendorong perusahaan besar juga membantu dan memperkuat UMKM dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk melakukan digitalisasi. Bukan hanya bisnis konvensional, tapi juga ekonomi syariah,” tuturnya.

    Arsjad menilai, mengambil momentum hari kemerdekaan, Kadin Indonesia bisa melakukan penguatan innovation hub untuk berbagi ilmu, pengalaman dan melakukan program mentoring kepada UMKM dan pengusaha muda, terutama pengusaha daerah.

    “Hal tersulit untuk menerapkan transformasi teknologi digital bukanlah terbatasnya human capital atau sulitnya memahami sistem, melainkan change management. Saat ini Kadin Indonesia berupaya membangun ekosistem digital dengan mengajak pengusaha atau expert bidang teknologi digital menjadi pengurus dan memajukan ekonomi nasional,” ujarnya.

    Arsjad optimistis langkah pelibatan expert usaha digital di Kadin Indonesia bisa mengakselerasi ekosistem usaha yang berbasiskan data dan ekonomi digital. Kadin Indonesia berkomitmen untuk terus mendorong para pelaku usaha dalam berbagai skala usaha untuk membuka diri terhadap perubahan, khususnya terkait teknologi digital.

    “Di era 4.0 saat ini, kunci kemerdekaan ekonomi adalah kedaulatan digital. Kadin Indonesia bisa memainkan peranan dalam mengakselerasi transformasi society 5.0, demi mendukung percepatan industri digital 4.0. Selain itu, teknologi dimanfaatkan tidak hanya untuk kepentingan ekonomi, tapi juga memecahkan masalah-masalah sosial yang ada demi mewujudkan mimpi kemerdekaan ekonomi dan Indonesia Emas,” pungkasnya.

    Editor : Bintang Pradewo

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePendaftaran mobil modifikasi terbaik NMAA TOP 50 kembali dibuka
    Next Article Rayakan HUT Ke-76 RI, Optimisme Lanjutkan Momentum Pertumbuhan Ekonomi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.