Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Nadiem Konpres POP, Kenapa Tak Singgung Soal NU, Muhammadiyah & PGRI?
    News

    Nadiem Konpres POP, Kenapa Tak Singgung Soal NU, Muhammadiyah & PGRI?

    July 24, 2020No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Nadiem Konpres POP, Kenapa Tak Singgung Soal NU, Muhammadiyah & PGRI?

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim

    Jakarta, Jurnas.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menggelar sesi konferensi pers virtual, pada Jumat (24/7) malam mengenai Program Organisasi Penggerak (POP) yang menimbulkan polemik beberapa hari terakhir.

    Nadiem memutuskan untuk melakukan evaluasi lanjutan terhadap POP selama 3-4 minggu ke depan, guna memastikan akuntabilitas proses seleksi, kredibilitas dan integritas ormas terpilih, dan pelaksanaan program di masa pandemi.

    Namun sayang, konpres tersebut sekalipun tidak menyinggung mengenai mundurnya Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, LP Maarif Nahdlatul Ulama, dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

    Padahal kisruh POP pertama kali mencuat setelah Muhammadiyah memutuskan mundur dari POP pada Rabu (22/7). Langkah serupa juga diikuti oleh LP Maarif NU pada hari yang sama.

    Lalu pada Kamis (23/7) malam, organisasi PGRI juga menarik diri dari program di bawah Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) tersebut, sebab proses seleksi POP dianggap tidak jelas.

    Baca juga.. :

    • Mendikbud Bakal Evaluasi Program Organisasi Penggerak
    • Nadiem Buka Suara Soal Kisruh POP Malam Ini
    • Anggota DPR: Mendikbud Harus Diberhentikan

    Diketahui, selama pelaksanaan evaluasi lanjutan Nadiem mengaku akan melibatkan sejumlah pihak antara lain lembaga pemerintahan, organisasi masyarakat, dan pakar pendidikan dalam rangka membantu reformasi pendidikan.

    “Kemdikbud akan melibatkan ormas yang selama sudah andil dalam pendidikan indonesia. Tanpa peran aktif ormas, pendidikan kita tidak akan sampai pada titik ini,” ujar Nadiem.

    TAGS : Mendikbud Nadiem Anwar Makarim Program Organisasi Penggerak

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/75985/Nadiem-Konpres-POP-Kenapa-Tak-Singgung-Soal-NU-Muhammadiyah–PGRI/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleMendikbud Bakal Evaluasi Program Organisasi Penggerak
    Next Article Hindari Kegaduhan Publik, Platform Komunikas Jouska Sementara Ditutup
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.