Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Nasional Deflasi, Jatim Malah Inflasi Gara-gara Emas Perhiasan
    Ekonomi

    Nasional Deflasi, Jatim Malah Inflasi Gara-gara Emas Perhiasan

    September 2, 2020No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Nasional Deflasi, Jatim Malah Inflasi Gara-gara Emas Perhiasan 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Jatim mengalami inflasi sebesar 0,04 persen. Yang menjadi pemicu terjadinya kenaikan harga adalah emas perhiasan, tiket angkutan udara, dan biaya sekolah dasar.

    Kepala BPS Provinsi Jatim Dadang Hardiwan menyatakan, tiga komoditas tersebut memberikan andil paling besar terhadap terjadinya inflasi. Persentase kenaikan harga emas perhiasan tercatat 11,01 persen dengan andil terhadap inflasi 0,13 persen.

    Sementara itu, tiket angkutan udara mencapai 2,62 persen dengan andil 0,03 persen. Serta, biaya sekolah dasar naik 1,52 persen yang andilnya 0,02 persen.

    “Komoditas lain yang memicu inflasi adalah minyak goreng dan bawang putih,” jelasnya Selasa (1/9).

    Sementara itu, komoditas yang mendorong deflasi, antara lain, daging ayam ras, bawang merah, dan telur ayam ras. Perubahan harganya secara berturut-turut turun sebesar 9,93 persen, 18,08 persen, dan 2,47 persen.

    “Dari delapan kota IHK di Jawa Timur, tiga kota mengalami inflasi dan lima kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi di Surabaya sebesar 0,07 persen. Deflasi terendah di Jember, 0,11 persen,” tuturnya.

    baca juga: Agustus 2020 Deflasi Lagi 0,05 Persen

    Komoditas yang menyumbang inflasi di tiap kota IHK berbeda-beda. Namun, emas perhiasan menjadi penyumbang utama terjadinya inflasi di hampir seluruh kota. Begitu pula dengan minyak goreng, kecuali di Banyuwangi dan Probolinggo. Sementara itu, bawang putih tidak termasuk penyumbang inflasi di Malang dan Probolinggo.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleKemenag Bakal Bentuk Grup WA untuk Bimbingan Perkawinan
    Next Article Sri Mulyani Prediksikan Ekonomi Dua Kuartal Terakhir Masih akan Turun
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama
    • Demo Hari Ini di Jakarta Menuntut Apa? Simak Isinya
    • Cara Dapat Saldo Gratis dari Ajaib, Simak Caranya
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.