Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Nelayan Keluhkan Tingginya Populasi Red Devil di Danau Batur
    Ekonomi

    Nelayan Keluhkan Tingginya Populasi Red Devil di Danau Batur

    March 27, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Nelayan Keluhkan Tingginya Populasi Red Devil di Danau Batur 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Nelayan Keluhkan Tingginya Populasi Red Devil di Danau Batur 2
    Danau Batur. (BP/Dokumen)

    BANGLI, BALIPOST.com – Keberadaan ikan red devil di Danau Batur, Kintamani selama ini banyak dikeluhkan nelayan. Sebab predator ini mengganggu dan mengancam populasi ikan di danau setempat.

    Untuk mengendalikan populasi ikan predator itu, Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Kabupaten Bangli I Wayan Sarma mengaku pihaknya bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali telah merancang beberapa rencana aksi. Rencana aksi yang akan dilakukan antara lain dengan menggalang donatur untuk nantinya dapat membeli ikan red devil hasil tangkapan nelayan. “Aksi ini sifatnya taktis, dalam waktu cepat. Kami akan coba menggalang donatur untuk merangsang nelayan menangkap ikan red devil. Nantinya ikan red devil hasil tangkapan nelayan akan dihargai/dibeli,” ungkapnya Selasa (26/3).

    Rencana aksi lainnya yakni dengan memfasilitasi kerjasama nelayan dengan beberapa unit pengolahan ikan yang ada di Pengambengan, Jembrana. Kata Sarma, di sana terdapat 7 usaha perikanan yang mengolah ikan menjadi tepung bahan baku pakan ternak. “Kami akan kerjasamakan antara kelompok nelayan kita dengan pengusaha di sana,” ujarnya.

    Upaya lainnya yang akan dilakukan untuk menekan populasi ikan red devil yakni dengan meningkatkan SDM melalui pelatihan pengolahan red devil menjadi kuliner. Dikatakan bahwa saat ini sudah ada dua kelompok wanita tani di Bangli yang aktif mengolah ikan red devil menjadi kuliner. Hanya saja serapan ikannya masih rendah.

    Disampaikan Sarma bahwa ikan red devil bukan hewan endemik di Danau Batur. Diperkirakan ikan predator itu sudah ada ke Danau Batur sejak beberapa tahun lalu.

    Perkembangan ikan red devil di Danau Batur sangat pesat. Keberadaan ikan tersebut mengancam populasi ikan endemis di Danau Batur. Sedikitnya ada 17 jenis ikan endemis di Danau Batur. “Kami khawatir ikan endemis yang ada akan punah karena serangan red devil,” kata Sarma. (Dayu Swasrina/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleJaga Swasembada Pangan, Pangdam IX/Udayana Panen Raya Padi di Desa Sidan
    Next Article Land Rover bakal segarkan Defender dengan Octa V8
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?
    • ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung
    • Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.