Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Nggak Usah Aneh-aneh, Stop Garap Proyek Tak Penting!
    Ekonomi

    Nggak Usah Aneh-aneh, Stop Garap Proyek Tak Penting!

    August 12, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Nggak Usah Aneh-aneh, Stop Garap Proyek Tak Penting! 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta PT PLN (Persero) berhenti menggarap proyek-proyek yang tidak penting. Hal itu bertujuan agar kesehatan keuangan perseroan dapat terjaga dan mengemat alokasi belanja modal atau capital expenditure (capex).

    Erick Thohir mengatakan, PLN harus dapat sejajar dan bersaing dengan perusahaan pembangkit listrik di negara lain.

    “Nggak usah ada lagi proyek aneh-aneh. Stop permainan proyek yang tak penting!” ujar Erick dalam konferensi pers virtual, Kamis (12/8).

    Erick memaparkan, PLN sendiri saat ini sudah dapat menekan anggaran belanja hingga 24 persen. Meskipun angka tersebut sudah sangat signifikan, namun dapat lebih efisien lagi ke depan.

    “Kita ini semua butuh listrik. Kalo PLN-nya sakit, ya kita semua sakit. Transformasi yang kita dorong tidak lain kebersamaan PLN menjadi tulang punggung,” tuturnya.

    Erick meminta, dibandingkan menggarap proyek-proyek yang kurang penting, PLN harus mampu menggarap proyek yang dapat lebih dirasakan oleh masyarakat seperti salah satunya melakukan inovasi pengadaan oksigen.

    Selain itu, Erick juga meminta agar PLN harus melakukan refinancing utang-utang yang saat ini mencapai Rp 500 triliun. Menurutnya, ini perlu diubah agar bisa menstabilkan kondisi keuangan PLN.

    “Tentu kebocoran ini akan kita kurangi, supaya PLN bisa dengan bangga berdiri sejajar dengan perusahaan listrik negara lain,” imbuhnya

    Erick mengungkapkan, satu upaya refinancing yang sudah dilakukan PLN ternyata mampu menghemat beban bunga pinjaman sampai Rp 30 triliun. Erick menyebut, Pemerintah juga sudah memutuskan pembayaran kompensasi kini hanya dalam waktu 6 bulan.

    “Alhamdulillah rapat tiga menteri yaitu Menteri Keuangan, Menteri ESDM dan saya kemarin sudah merelaksasi kompensasi perlu 2 tahun sekarang bisa 6 bulan susah cair ini kompensasi,” pungkasnya.

    Editor : Banu Adikara

    Reporter : Romys Binekasri


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTMMIN lanjutkan program pemberian tabung oksigen di Karawang
    Next Article MG Astor, calon pesaing Hyundai Creta dan Kia Seltos
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.