Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»ORI Temukan Penimbunan Minyak Goreng
    Ekonomi

    ORI Temukan Penimbunan Minyak Goreng

    February 9, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    ORI Temukan Penimbunan Minyak Goreng 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Fenomena kelangkaan dan melambungnya harga minyak goreng (migor) di sejumlah daerah telah diselidiki Ombudsman Republik Indonesia (ORI). Dari temuan ORI, terendus adanya penimbunan stok migor. Ditemukan juga pengalihan migor dari pasar modern ke pasar tradisional. Serta munculnya panic buying.

    Anggota ORI Yeka Hendra Fatika menjelaskan, harga migor di sejumlah daerah yang dipantau cenderung di atas harga eceran tertinggi (HET). Di Aceh, misalnya, harga per liter migor berkisar Rp 18 ribu. Kemudian, di Sumatera Utara Rp 19 ribu, Sumatera Barat Rp 18 ribu, Kalimantan Timur Rp 23 ribu, dan Jawa Barat Rp 22 ribu.

    Padahal, Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 6/2022 mengatur HET migor curah sebesar Rp 11.500 per liter. Disusul kemasan sederhana Rp 13.500 per liter dan kemasan premium Rp 14 ribu per liter. Kebijakan HET migor yang mencabut Permendag No 3/2022 itu berlaku mulai 1 Februari lalu.

    Yeka menambahkan, kesulitan masyarakat dalam mendapatkan migor sesuai HET bisa terjadi karena keterlambatan antara penetapan regulasi dan pelaksanaan regulasi di lapangan. ’’Masyarakat sulit mendapat minyak goreng dengan harga sesuai regulasi memang bisa terjadi karena ada delay (keterlambatan, Red) itu,’’ tegasnya dalam diskusi daring kemarin (8/2).

    ORI mendorong Kementerian Perdagangan segera memastikan ketersediaan migor sesuai HET. Lembaga negara bidang pengawasan administrasi pemerintahan itu juga meminta pemerintah membentuk satuan tugas (satgas) untuk menangani keluhan masyarakat yang sulit mendapatkan migor. ORI juga mengisyaratkan agar BUMN meng-cover 10–15 persen kebutuhan pasar terhadap migor.

    Selain itu, ORI mendorong pemerintah agar memprioritaskan crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah untuk produksi migor.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAkibatkan Kecelakaan karena Mabuk, Eks Peserta American Idol Ditangkap
    Next Article Generali Luncurkan Proteksi Kesehatan BeSMART – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.