Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Oxford Lucuti Penghargaan "Freedom of Oxford" Aung San Suu Kyi
    News

    Oxford Lucuti Penghargaan "Freedom of Oxford" Aung San Suu Kyi

    October 5, 2017No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Oxford Lucuti Penghargaan "Freedom of Oxford" Aung San Suu Kyi 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Oxford Lucuti Penghargaan "Freedom of Oxford" Aung San Suu Kyi

    Aung San Suu Kyi tersenyum setelah menerima gelar kehormatan di Universitas Oxford pada 2012 (Foto: Andrew Winning/Reuters)

    Jakarta – Penghargaan Freedom of Oxford Aung San Suu Kyi akan dilucuti karena dianggap menutup mata atas krisis Rohingya. Pemimpin de facto Burma, yang menyelesaikan gelar sarjana di Universitas Oxford, mendapat kehormatan pada 1997 karena perjuangan untuk demokrasi”.

    Namun Dewan Kota Oxford dengan suara bulat mendukung sebuah mosi yang mengatakan, ia tidak pantas lagi mendapatkan penghargaan itu, menyusul kecaman keras atas perlakuan terhadap etnis Rohingya di negara bagian Burma, Rakhine. Sejak kejadina meletus 25 Agustus lalu  sekitar setengah juga orang mencari suaka ke Bangladesh.

    “Reputasi Oxford ternoda oleh orang-orang yang menutup mata terhadap kekerasan,” kata anggota dewan lokal dan anggota Partai Buruh Mary Clarkson dalam pidato yang mengusulkan mosi tersebut.

    Dalam sebuah pidato di akhir September, pernyataan publik pertamanya mengenai masalah ini sejak eksodus pengungsi dimulai, Suu Kyi mengecam semua pelanggaran hak asasi manusia dan berjanji untuk menghukum para pelakunya.

    Meski begitu ia tidak menanggapi tuduhan pembersihan etnis dan tidak mengkritik tindakan tentara tersebut. Pidatonya digambarkan sebagai sedikit lebih dari campuran ketidakbenaran dan menyalahkan korban oleh direktur Amnesty International untuk wilayah tersebut, kata James Gomez.

    Penghargaan Freedom of the City yang serupa sedang dipertimbangkan untuk ditarik oleh dewan kota Sheffield di utara Inggris, setelah warga mengajukan sebuah petisi bulan lalu.

    Penghargaan tersebut kemungkinan akan ditinjau oleh anggota dewan bulan ini, dewan layanan demokratis dewan, yang menangani petisi teresebut, katanya kepada Reuters.

    Mantan bekas perguruan tinggi Suu Kyi, St Hugh, memindahkan potretnya dari layar publik minggu lalu. Sementara itu, Unison, serikat pekerja terbesar kedua Inggris, bulan lalu mengumumkan akan menangguhkan keanggotaan kehormatannya.

    Lebih dari 400.000 orang telah meminta Suu Kyi untuk dicopot dari Hadiah Nobel Perdamaiannya, namun Institut Nobel mengatakan ia tidak akan mengeluarkan sebuah penghargaan setelah diberikan.

    TAGS : Rohingya Bangladesh Myanmar Suu Kyi

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/22795/Oxford-Lucuti-Penghargaan-Freedom-of-Oxford-Aung-San-Suu-Kyi-/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleAS "Ngotot" Operasikan Pesawatnya di Semenanjung Korea
    Next Article Korupsi RJ Lino, KPK Periksa Ferialdy Noerlan
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung

    July 9, 2026
    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    July 8, 2026
    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    Folkafe: Coffee & Stories, Coffee Shop Legendaris di Semarang untuk Kerja dan Berbagi Cerita

    July 7, 2026
    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    7 Rekomendasi Cafe dan Bakery Estetik di Bandung untuk Akhir Pekan

    July 7, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Israel Bom Lebanon Hari Ini, Apa Penyebab Serangan Terbaru?
    • Paris Museum Braga, Cafe Baru Bergaya Galeri Seni di Jantung Bandung
    • Kanvill Dau, Sensasi Grill Sendiri dengan Pemandangan Perbukitan di Malang

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.