Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»PA GMNI Jakarta Raya Kupas Isu Fundamentalisme di Jantung Ibukota
    News

    PA GMNI Jakarta Raya Kupas Isu Fundamentalisme di Jantung Ibukota

    December 7, 2019No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    PA GMNI Jakarta Raya Kupas Isu Fundamentalisme di Jantung Ibukota

    Ketua DPD PA GMNI Jakarta Raya Dwi Rio Sambodo

    Jakarta, Jurnas.com – Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia(PA GMNI) DKI Jakarta menggelar diskusi bertema “ancaman ekstrimisme di jantung ibukota” di kantor DPP GMNI, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu(7/12/2019).

    Diskusi ini adalah bagian dalam rangkaian konferensi daerah (Konferda) PA GMNI DKI Jakarta. Diikuti oleh perwakilan dari delapan cabang PA GMNI di bawahnya.

    Ketua PA GMNI DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, mengatakan tema diskusi bukan asal-asalan, bukan muncul begitu saja. Tema soal fundamentalisme sengaja diambil karena melihat dan mencermati keadaan di tengah-tengah masyarakat.

    “Tema ini bagian dari gerakan-gerakan pemikiran sekelompok orang di tengah-tengah masyarakat,”kata Dwi Rio yang juga anggota DPRD DKI Jakarta. 

    Turut membahasa tema diskusi adalah pengurus DPP PA GMNI Dr Andre Notohamijoyo,  Ketua PW NU DKI Jakarta Saefullah, aktivis anti radikalisme Haidar Alwi dan direktur di BNPT Prasetio.

    Ketua Umum DPP PA GMNI yang juga Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah dalam kata sambutannya menyoroti tema diskusi antisipasi ancaman fundamentalisme di jantung ibukota.

    Ia mengkritisi, saat ini ancaman tidak lagi hanya fundamentalisme tetapi sudah menjadi ekstrimisme. Ada golongan-golongan tertentu menggunakan dan memanipulasi nilak-nilai agama untuk merusak tatanan  berbangsa dan bernegara. 

    “Memanipulasi nilai agama menjadi gerakan ekstrimis, dan ini sudah ada indikator seperti yang ditunjukkan berbagak hasil survei,” kata Basarah.

    Dia menambahkan, ekstrimisme bukan lagi ancaman tetapi sudah manifes dan action. Lalu Basarah mengutip dan menyampaian sejumlah hasil penelitian adanya ASN terpapar radikalisme dan mendukung gerakan khilafah.

    Lebih ironis lagi, katanya, anggota TNI dan perguruan tinggi negeri juga sudah ada yang terpapar dengan gerakan tersebut, berbeda paham dengan paham idiologi negara yaitu Pancasila.

    “Kita harus melakukan refleksi mritis ,”imbuh Basarah.

    TAGS : PA GMNI Jakarta Raya Konferda

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/63581/PA-GMNI-Jakarta-Raya-Kupas-Isu-Fundamentalisme-di-Jantung-Ibukota/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleArahan Zulhas Jelang Kongres, Kader PAN Jangan Saling Hujat
    Next Article Ini Penyebab Buruknya Kinerja BUMN
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan
    • 9 Drama Korea Rating Tertinggi Juli 2026, Mana yang Wajib Ditonton?
    • ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.