Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pakar Konservasi AS Tewas Mengerikan di Kenya
    News

    Pakar Konservasi AS Tewas Mengerikan di Kenya

    February 6, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pakar Konservasi AS Tewas Mengerikan di Kenya

    Pakar konservasi atau pelestarian asal Amerika Serikat, Esmond Bradley Martin (Foto:Getty Images)

    Nairobi – Pakar konservasi asal Amerika Serikat yang terkenal karena mengungkap keberadaan pasar perdagangan gading internasional ditemukan tewas mengenaskan pada Senin (5/2) di dekat ibu kota Kenya.

    Esmond Bradley Martin yang berusia 75 tahun ditemukan  di rumahnya di Nairobi pada Minggu dengan sejumlah luka tusukan pada bagian lehernya lehernya. Kepala polisi Nairobi Japheth Koome masih menyelidiki penyebab di balik kematiannya. Namun, ia memastikan Esmond korban perampokan.

    Paula Kahumbu, ahli konservasi dari Kenya dan CEO Wildlife Direct, mengatakan sangat terkejut mendengar kabar pembunuhan terhadap rekannya.

    “Kami kaget mendengar polisi mengatakan dia dibunuh di rumahnya di Karen, Nairobi. Esmond menyelidiki perdagangan gading gajah dan cula badak di seluruh dunia dan mengekspos pembeli-pembeli di Amerika Serikat, Nigeria, Angola, Tiongkok, Hong Kong, Vietnam, Laos dan juga Myanmar,” kata Kahumbu.

    Mantan utusan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk konservasi badak dikenal karena pekerjaannya. Ia beberapa kali menyamar untuk menyelidiki pasar gelap. 

    Ia menghabiskan puluhan tahun mempertaruhkan hidupnya secara diam-diam memotret dan mendokumentasikan penjualan ilegal gading dan badak,  ke China, Vietnam, dan Laos untuk berpose sebagai pembeli dan menetapkan rincian harga pasar gelap.

    Menurut BBC, Esmond pertama kali berkunjung ke Kenya dari Amerika Serikat pada tahun 1970an ketika terjadi lonjakan jumlah gajah yang terbunuh karena gading mereka.

    Ia adalah tokoh yang sangat terkenal dan sangat dihormati di komunitas konservasi. Ia sangat bersemangat dan tak tergoyahkan dalam upayanya untuk menindak kejahatan satwa liar.

    Dalam laporan tahun lalu dari Laos, dia dan koleganya Lucy Vigne menetapkan bahwa negara tersebut memiliki perdagangan gading dengan pertumbuhan tercepat di dunia.

    Mereka mempertaruhkan keamanan mereka sendiri yang tinggal di sebuah kasino Cina yang dihuni oleh gangster dan pedagang untuk mengunjungi pasar ilegal dan mengetahui harga terbaru dengan berpose sebagai dealer.

    Karya hidupnya adalah memerangi perdagangan satwa liar. Ia menghasilkan banyak penelitian dan laporan investigasi yang sangat dihormati. Kematiannya akan menjadi korban kerugian besar bagi komunitas konservasi internasional.

    TAGS : Esmond Bradley Martin Kenya Amerika Serikat

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/28813/Pakar-Konservasi-AS-Tewas-Mengerikan-di-Kenya/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleRindu Pemimpin dari NU, Sesepuh Kiai Dukung Cak Imin
    Next Article Polandia Tepis Terlibat Genosida Yahudi
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Tempat Wisata Bandung Terbaru 2026 untuk Healing Akhir Pekan
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.