Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Pandemi COVID-19, Platform Digital Jadi Penyelamat UMKM
    Ekonomi

    Pandemi COVID-19, Platform Digital Jadi Penyelamat UMKM

    March 24, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pandemi COVID-19, Platform Digital Jadi Penyelamat UMKM 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pandemi COVID-19, Platform Digital Jadi Penyelamat UMKM 2
    Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi. (BP/Antara)

    DENPASAR, BALIPOST.com – Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan sektor yang paling resisten terhadap krisis. Namun, di tengah pandemi COVID-19, pelaku UMKM juga terdampak karena dibatasinya kegiatan melakukan transaksi tatap muka.

    Untuk itu, menurut Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi, pemerintah berupaya mendorong UMKM mengadopsi penggunaan platform digital yang merupakan solusi di tengah pandemi COVID-19. “Pandemi menumbuhkan pelaku usaha kreatif baru yang membuka lapangan kerja baru yang belum ada sebelumnya. Kuncinya pengusaha harus bisa beradaptasi dan inovasi. Intinya ada pada kreativitas karena kreativitas membuat kita bertahan,” kata Lutfi, dalam virtual press conference: ‘Bertahan, Bangkit, dan Tumbuhnya UMKM di Tengah Pandemi Melalui Adopsi Digital’ yang dipantau dari Denpasar, Rabu (24/3).

    Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, mengatakan kolaborasi semua pihak yang terlibat dalam membantu membangkitkan pelaku UMKM dari dampak pandemi COVID-19 sangat dibutuhkan. Ia mengutarakan saat ini, jumlah pelaku UMKM yang masuk ke platform digital berjumlah 12 juta atau 19 persen dari total pelaku usaha. “Target kami, 30 juta pelaku UMKM dapat masuk ke platform digital di 2023,” tegasnya.

    Ia mengatakan tak cukup masuk dalam platform digital, aspek fundamental, seperti literasi digital dan kualitas serta kuantitas produk tetap harus ditingkatkan. Ia juga mengingatkan agar pelaku usaha konsisten berinovasi dan mengembangkan diri serta selalu melakukan protokol kesehatan dalam pengembangan usaha.

    William Tanuwijaya, CEO Tokopedia menyebutkan pihaknya sebagai salah satu platform digital berupaya untuk membantu UMKM dalam menghadapi pandemi. Ia mengatakan di tengah pandemi, banyak pelaku usaha yang masuk ke platform online dalam upaya bertahan menghadapi tekanan ekonomi.

    Dalam kesempatan itu, Riatu Mariatul Qibthiyyah, Kepala LPEM FEB UI, mengatakan penjualan online jadi penyelamat saat pandemi. Sebab, pelaku usaha yang perekonomiannya terdampak pandemi COVID-19 mulai beralih ke platform online.

    Ia mengatakan Tokopedia menjadi salah satu platform pilihan pelaku usaha untuk tetap bertahan di masa krisis. Pelaku usaha melakukan pengalihan ke platform online karena adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat sehingga belanja lewat online menjadi pilihan bagi konsumen.

    Disebutkannya dari survey yang dilakukan, pelaku UMKM mampu bertahan dan berkembang. Jika dilihat dari gender, pelaku usaha perempuan lebih banyak dibandingkan laki-laki.

    Dikatakannya Bali dan Yogyakarta merupakan dua besar jumlah pelaku usaha yang mengalami peningkatan masuk ke platform digital. Hal ini, diperkirakannya karena kedua daerah itu merupakan destinasi wisata yang terdampak parah karena pandemi COVID-19.

    Penjualan Terbesar

    Menurut VP of Public Policy and Government Relations Tokopedia, Astri Wahyuni mengatakan dari hasil riset LPEM FEB UI, sebanyak 7 dari 10 pelaku usaha di Tokopedia mengalami kenaikan volume penjualan sebesar 133 persen. Ia pun menyebutkan bahwa tiga provinsi dengan peningkatan penjualan terbesar saat pandemi adalah NTB (144,6 persen), Sulawesi Tengah (73,4 persen), dan Sulawesi Selatan (73,3 persen).

    Untuk tiga provinsi dengan peningkatan jumlah pelaku usaha tertinggi adalah Bali (66,2 persen) Yogyakarta (42,2 persen) dan DKI Jakarta (28,3 persen). Disebutkannya, penjual di Tokopedia yang bergabung saat pandemi adalah 68,6 persen merupakan pencari nafkah tunggal di keluarga. Sedangkan 76,4 persen bergabung karena kemudahan mengelola bisnis di tokopedia. Sebanyak 90 persen penjual di platform digital ini berskala mikro.

    “Tokopedia turut mendorong adopsi metode pembayaran digital maupun inklusi keuangan pelaku usaha dan konsumen. Produk yang paling banyak didaftarkan adalah e-wallet dan mobile banking,” ungkapnya.

    Ia juga menyebutkan tren belanja online pascapandemi, mayoritas akan terus berbelanja online. Rata-rata pengeluaran bulanan konsumen di tokopedia meningkat 71 persen. “Aktivitas belanja online banyak diminati konsumen selama pandemi dan akan tetap diminati setelah pandemi berakhir,” sebutnya. (Diah Dewi/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticlePolitikus PPP dan Gerindra Minta PPATK Buka Blokir Rekening FPI
    Next Article Utamakan Serat, Berikut 8 Makanan untuk Kecantikan dan Turunkan BB
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri
    • Cara Pakai Aplikasi Cek Bansos Kemensos 2026 Terbaru untuk Lihat PKH dan BPNT
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.