Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Panggil Penjabat Polri, Presiden Singgung Pungli hingga Tindakan Represif
    News

    Panggil Penjabat Polri, Presiden Singgung Pungli hingga Tindakan Represif

    October 15, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Panggil Penjabat Polri, Presiden Singgung Pungli hingga Tindakan Represif 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Panggil Penjabat Polri, Presiden Singgung Pungli hingga Tindakan Represif 2
    Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil penjabat Polri ke Istana Negara pada Jumat (14/10). (BP/Antara)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil penjabat Polri ke Istana Negara pada Jumat (14/10). Dalam pertemuan yang menghadirkan Kapolda hingga Kapolres seluruh Indonesia itu, Jokowi menyinggung masalah pungutan liar (pungli) hingga tindakan represif oknum anggota Polri.

    Presiden mengaku banyak mendapat laporan terkait hal ini. “Saya terlalu banyak mendapat laporan, urusan kecil-kecil tetapi bisa mengganggu kepercayaan terhadap Polri. Jadi keluhan masyarakat terhadap Polri 29,7 persen itu, ini sebuah persepsi, karena pungli, tolong diredam, sewenang-wenang tolong diredam anggota-anggotanya. Pendekatan yang represif dijauhi,” ujar Presiden Jokowi, dalam rekaman video Youtube Sekretariat Presiden dikutip dari Kantor Berita Antara, Sabtu (15/10).

    Jokowi melanjutkan, laporan mengenai tindakan oknum anggota Polri mencari-cari kesalahan juga sampai kepadanya. Termasuk, masalah gaya hidup mewah pejabat Polri.

    “Karena bapak ibu dan saudara sekalian adalah aparat penegak hukum yang paling dekat dan paling sering berinteraksi dengan rakyat. Jadi ingatkan anggota selalu di-briefing untuk ingatkan pelayanan masyarakat. Jangan sampai, karena tidak ada kecepatan, rasa aman dan nyaman masyarakat itu menjadi terkurangi atau hilang, karena apa pun Polri adalah pengayom masyarakat,” kata Jokowi.

    Dia meminta Polri memperhatikan dan melayani masyarakat mulai dari hal-hal kecil. Misalnya, dengan merespons secara cepat manakala masyarakat melaporkan kehilangan sesuatu, sehingga muncul rasa terayomi dan aman dari masyarakat. (kmb/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBadung Masih Primadona Investor, Segini Investasi Masuk di 2022
    Next Article Hyundai bangun pabrik EV senilai 5,5 miliar dolar AS di Georgia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.