Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Lifestyle»Pasangan yang Belum Punya Anak Stres Ditekan Lingkungan Sosial
    Lifestyle

    Pasangan yang Belum Punya Anak Stres Ditekan Lingkungan Sosial

    December 24, 2021No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pasangan yang Belum Punya Anak Stres Ditekan Lingkungan Sosial 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Setelah menikah, babak baru yang akan dihadapi oleh pasangan adalah soal memiliki anak. Pertanyaan yang paling menghantui para pasangan setelah menikah adalah soal kapan punya momongan. Pertanyaan itu seringkali membuat stres pasangan yang belum memiliki momongan.

    Saat memiliki momongan, para orang tua membutuhkan persiapan yang matang, baik dari segi finansial, emosional, dan psikologis dari istri maupun suami. Usia istri serta kesehatan reproduksi istri dan suami juga jadi faktor penentu keberhasilan punya anak. Di sisi lain, ada pula pasangan yang memutuskan untuk menunda punya anak setelah menikah.

    “Penundaan itu ada beberapa tujuan, memang ingin menunda punya anak, ada yang ingin memberi jarak punya anak, ada juga yang tidak ingin punya anak. Berbagai macam kebutuhan,” ujar Ahli Kesehatan dr. Yassin Yanuar MIB, SpOG-KFER, MSc., seperti keterangan resmi Teman Bumil, Jumat (24/12).

    Keputusan rentang waktu untuk menunda punya anak setelah menikah sendiri amat beragam pada setiap pasangan. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Teman Bumil dan Populix, 63 persen dari 119 pasangan ingin menunda punya anak selama 10-12 bulan, 16 persen selama 4-6 bulan, 11 persen selama 0-3 bulan, dan 10 persen 7-9 bulan. Alasannya pun berbeda-beda, ada yang ingin hidup berdua dulu, belum siap secara finansial, ingin fokus berkarier, ingin melanjutkan pendidikan, dan lain sebagainya.

    Pasangan Mendapat Tekanan

    Saat ditanyakan kepada 119 partisipan survei yang memutuskan untuk menunda punya anak setelah menikah, sebanyak 33 persen mengaku mendapatkan tekanan sosial akibat keputusan yang dibuat. Paling banyak dilontarkan oleh kenalan seperti tetangga, teman di media sosial, dan lain-lain, yang memberikan tekanan kepada mereka, yaitu sekitar 38 persen.

    Editor : Nurul Adriyana Salbiah

    Reporter : Marieska Harya Virdhani


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBambang Pamungkas Ayah dari 2 Anak Amalia Fujiwati
    Next Article Cek Kesiapan Natal di Gereja, Irwasum Polri Sebut Simulasinya Bagus
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Cek desil Dinsos untuk bansos 2026 kini banyak dicari masyarakat (Ilustrasi/AI)

    Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya

    June 25, 2026
    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung (Ilustrasi/AI

    Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?

    June 24, 2026
    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa (ILustrasi/AI)

    Kerusakan Ginjal Disebabkan Oleh Apa? Kenali Penyebab serta Risikonya

    June 23, 2026
    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan (Ilustrasi/AI)

    Puasa Muharram Berapa Hari yang Dianjurkan? Ini Kata Ulama

    June 15, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.