Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Pasca Holding UMi, Kinerja Saham BBRI akan Makin Solid
    Ekonomi

    Pasca Holding UMi, Kinerja Saham BBRI akan Makin Solid

    July 29, 2021No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pasca Holding UMi, Kinerja Saham BBRI akan Makin Solid 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pasca Holding UMi, Kinerja Saham BBRI akan Makin Solid 2
    Direktur Utama BRI Sunarso mengikuti diskusi virtual terkait pembentukan holding UMi, Kamis (29/7). (BP/Dokumen BRI)

    JAKARTA, BALIPOST.com – Hadirnya Holding Ultra Mikro (UMi) yang melibatkan BRI sebagai induk, serta Pegadaian dan Permodalan Nasional Madani (PNM) dinilai akan membuat kinerja saham BBRI semakin solid ke depan. Hal ini terungkap dalam diskusi Zooming With Primus, Kamis (29/7), yang diikuti oleh Direktur Utama BRI Sunarso, Direktur Utama LPPI Mirza Adityaswara, Head of Research Samuel Sekuritas, Suria Dharma.

    Menurut Suria, solidnya saham BRI ke depan tak terlepas dari kinerja fundamental ketiga perseroan anggota holding yang memang kokoh, bahkan sebelum holding terbentuk. Dia menganalisa, sebelum holding laba bersih PNM dan Pegadaian sudah mencapai sekitar 14 persen dari laba bersih BRI.

    Setelah holding, cost of fund (PNM dan Pegadaian) menurutnya akan bisa ditekan menjadi lebih rendah karena ketiga perseroan menjadi satu kesatuan ekosistem. Dengan demikian, lanjut dia, kemungkinan laba bersih konsolidasian BRI akan meningkat sebagai induknya.

    Oleh karena itu dia tak ragu dalam menilai kinerja saham BBRI secara jangka panjang akan sangat solid, dimana investor melihat kinerja fundamental yang positif tersebut. “Jadi kinerja itu akan tetap baik. Jadi saya pikir secara jangka panjang masih cukup optimistis dengan saham BRI karena beberapa kelebihannya yang tidak dimiliki oleh bank lain,” ujarnya.

    Seperti diketahui, holding tersebut segera terbentuk setelah RUPSLB digelar BRI pada Kamis lalu (22/7). BRI mendapatkan persetujuan rights issue dari mayoritas pemegang saham dengan mekanisme Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD).

    Melalui PMHMETD pemerintah akan menyetorkan seluruh saham Seri B miliknya dalam Pegadaian dan PNM kepada BRI melalui mekanisme inbreng. Dana hasil dari aksi korporasi itu diantaranya akan dimanfaatkan oleh BRI untuk pembentukan Holding BUMN UMi.

    Selain itu, hal yang akan menjaga kinerja saham BRI adalah holding BUMN UMi itu sendiri. Dia menilai total value dari holding BUMN UMi sangat baik.

    Suria pun menganalisa bahwa inbreng PNM dan Pegadaian terhadap BRI ditambah dana dari publik membuat holding memiliki total value hingga Rp95 triliun dengan perkiraan price to book value (PBV) 1,75 kali.

    Senada, Mirza Adtyaswara mengatakan holding akan memperkuat kinerja fundamental ketiga perseroan. Harapannya BRI bisa memberikan bantuan teknologi, hingga pendanaan yang akan mendorong efisiensi dan bersinergi dalam produk.

    Dengan demikian dia berharap loan to GDP Indonesia bisa lebih besar dari 32% melalui akselerasi. Dia menyebut negara kita masih kalah dibandingkan dengan negeri tetangga. Banyak negara tetangga memiliki persentase loan to GDP di angka 50%. “Kita melihat negara maju, Singapura, sudah pasti loan to GDP sudah di atas 100%,” ujarnya.

    Sementara itu, Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan melalui rights issue pihaknya melepas sebanyak-banyaknya 28,7 miliar lembar saham baru dengan harapan meraup dana segar sekitar Rp 41 triliun. Apabila aksi korporasi ini terserap seluruhnya, pihaknya pun memproyeksikan sekitar 5 tahun ke depan pertumbuhan kredit melalui ekosistem ini mampu tumbuh rata-rata 14 persen secara tahunan.

    “Niat mulia kita membangun ekosistem ultra mikro bertujuan agar ekosistem ini bisa secara efisien melayani masyarakat sebanyak mungkin dan dengan biaya semurah mungkin. Maka sudah layak keputusannya, daripada terdilusi lebih baik ambil dan eksekusi hak memesan efek terlebih dahulu,” pungkas Sunarso. (Adv/balipost)

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleCovid-19 Tambah 43 Ribu, Kematian Masih Tinggi, Jateng Catat Rekor
    Next Article Lifter Eko Yuli dan Windy Cantika Pulang ke Tanah Air
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.