Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Paslon Diminta Untuk Tak Tertipu Dengan Biasnya Ekosistem Medsos
    News

    Paslon Diminta Untuk Tak Tertipu Dengan Biasnya Ekosistem Medsos

    January 10, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Paslon Diminta Untuk Tak Tertipu Dengan Biasnya Ekosistem Medsos 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Paslon Diminta Untuk Tak Tertipu Dengan Biasnya Ekosistem Medsos 2
    Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo (tengah) menyampaikan pendapat disaksikan capres nomor urut 2 Prabowo Subianto (kiri) dan capres nomor urut 1 Anies Baswedan saat adu gagasan dalam Debat Ketiga Capres Pemilu 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). (BP/Ant)

     

    JAKARTA, BALIPOST.com – Seluruh pasangan calon (paslon) diminta untuk tidak tertipu dengan biasnya ekosistem di media sosial (medsos) serta mewaspadai adanya akun-akun palsu yang dikelola oleh oknum.

    “Jangan sampai kita terjebak realitas, artinya kepalsuan begitu. Jadi jangan kita merasa ketika live, apa yang kita lakukan secara live ditonton jutaan orang atau setelah mendapatkan berapa ribu like itu menggambarkan realitas sesungguhnya, karena dalam konteks media sosial ini banyak juga akun-akun yang sifatnya kloning,” kata Manajer Riset dan Program TII Arfianto Purbolaksono, seperti dikutip dari kantor berita Antara di Jakarta, Rabu (10/1).

    Menanggapi sejumlah capres yang sedang aktif bermain media sosial, Arfianto mengatakan para capres dan cawapres tidak boleh terlena dengan jumlah penonton maupun hadiah (gift) yang diberikan melalui aplikasi, karena terdapat potensi hal tersebut berbanding terbalik dengan yang sebenarnya.

    Ia mencontohkan, bisa saja dari satu juta orang yang menonton atau mengikuti akun media sosial paslon, hanya ada 100 ribu orang yang benar-benar memiliki akun dan memiliki niat berinteraksi dengan para politisi tersebut.

    Penyebabnya yakni mudahnya pembuatan akun di media sosial, yang memungkinkan satu orang dapat mengelola atau mengoperasikan sejumlah akun dalam satu waktu. “Itu bisa dioperasikan oleh satu orang, tapi dia menjalankan 10 akun misalnya. Bisa jadi akun-akun tersebut bermain dalam acara live itu, jadi terkesan banyak (yang menonton) padahal hanya satu orang,” katanya.

    Kemungkinan lain yang dapat terjadi, kata Arfianto, yakni adanya puluhan akun yang dioperasikan oleh tim sukses masing-masing paslon, sehingga nantinya membentuk cyber army (pasukan siber) untuk meramaikan live kampanye politiknya.

    Meski demikian, ia berpendapat bila media sosial tetap dapat memberikan dampak positif kepada paslon, seperti mendekatkan diri dengan para pemilih atau penonton serta mempererat interaksi dari masing-masing pihak. Hal itu disebabkan karena media sosial menjadi wadah untuk masyarakat bertanya kepada para paslon atau memberikan masukan soal masalah yang sedang dihadapi secara langsung.

    Fitur live di media sosial juga membantu masyarakat untuk berkomunikasi dengan capres maupun cawapres dengan nyaman, tanpa adanya gimik, natural dan menyampaikan gagasan-gagasannya tanpa dibuat-buat (spontan). “Ini yang sebenarnya harus dimanfaatkan paslon bagaimana meyakinkan publik agar publik mengetahui apa program yang ditawarkan,” ucapnya.

    Sebelumnya, capres nomor urut satu Anies Baswedan diketahui sering menyapa masyarakat melalui akun TikTok pribadinya. Dalam kesempatan itu, ia banyak menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan para penonton baik terkait aktivitas pribadinya maupun soal kampanye Pemilu 2024.

    Hal yang sama juga dilakukan oleh capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo. Di mana akhir-akhir ini, ia memanfaatkan akun Twitter dan TikTok pribadinya untuk berbincang bersama masyarakat di malam hari, usai menyelesaikan kegiatan kampanyenya.

    Cawapres nomor urut tiga Gibran Rakabuming Raka juga nampak melakukan live di akun TikTok-nya, pada saat mencukur rambutnya jelang menghadiri debat capres ketiga yang diselenggarakan pada Minggu (7/1) malam di Istora Senayan, Jakarta. (Kmb/Balipost)

     

    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleLahan Prabowo Berstatus HGU, Menteri ATR Buka Suara
    Next Article 190 PSN Telah Rampung Sepanjang 2023
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.