Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»PBB dan Uni Eropa Serukan Perlindungan untuk Lebah
    News

    PBB dan Uni Eropa Serukan Perlindungan untuk Lebah

    May 20, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    PBB dan Uni Eropa Serukan Perlindungan untuk Lebah

    Ilustrasi Lebah (foto: upi.com)

    Ljubljana – Badan Makanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Uni Eropa menyerukan aksi global untuk melindungi hewan penyerbuk, terutama lebah. Hal itu dinilai penting untuk memastikan ketahanan pangan dunia.

    “Tidak mungkin kita memiliki ketahanan pangan bila tidak memiliki hewan penyerbuk,” ujar Kepala Badan Pangan dan Pertanian PBB Jose Graziano da Silva, saat mengisi konferensi di Slovenia, menjelang Hari Lebah Dunia yang pertama.



    Dilansir dari Phys, Jose mengatakan bahwa penyerbuk seperti lebah, burung, kelelawar, kupu-kupu, dan kumbang bertanggung jawab atas sebagian besar tanaman dan makanan yang dikonsumsi oleh manusia sehari-hari.

    Sementara penggunaan pestisida dan perambahan hutan untuk perluasan pertanian, dinilai telah menyusutkan populasi hewan penyerbuk tersebut.

    Baca juga :

    • Nasib Kesepakan Nuklir di Tangan Uni Eropa
    • Jerman: Kesepakatan Nuklir Iran Tidak Sempurna, Tapi Lebih Baik
    • Erdogan Sebut PBB "Letoy" di Hadapan AS

    “Dunia perlu mencari cara untuk meningkatkan, melestarikan keanekaragaman hayati,” terangnya.

    Untuk menekankan pentingnya masalah ini, PBB sepakat menetapkan 20 Mei sebagai Hari Lebah Dunia. Alasannya, karena tanggal tersebut bertepatan dengan ulang tahun Anton Jansa (1734-1773), seorang pelopor perlebahan modern asal Slovenia.

    Dalam disiplin sains, lebah membantu penyerbukan 90 persen tanaman dunia. Namun sayang, dalam beberapa tahun terakhir, banyak lebah mati karena gangguan pemangsa koloni misterius yang merupakan dampak dari penggunaan pestisida.

    Bahkan dalam catatan PBB, 40 persen penyerbuk invertebrata (tak bertulang belakang), terutama lebah dan kupu-kupu, kini berisiko mengalami kepunahan global.

    Bulan lalu, negara-negara Uni Eropa melarang penggunaan tiga pestisida jenis neonicotinoid. Pestisida itu hanya diizinkan bila digunakan dalam rumah kaca tertutup, dan sudah dipastikan tidak menyebar ke lingkungan luar.

    TAGS : Lebah Sains PBB Uni Eropa Lingkungan

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/34754/PBB-dan-Uni-Eropa-Serukan-Perlindungan-untuk-Lebah/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleNasib Kesepakan Nuklir di Tangan Uni Eropa
    Next Article Angka Kesuburan dan Kelahiran di AS Merosot Tajam
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    ManA Social Cafe, Tempat Berkumpul yang Nyaman di Dua Titik Kota Bandung

    July 20, 2026
    cara cek bansos

    Cara Cek Bansos Online 2026 Lewat Website dan Aplikasi Resmi

    July 19, 2026
    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa (Ilustrasi/AI)

    Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja BPJS Kelas Berapa? Dicatat Aturannya

    July 14, 2026
    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    6 Tips Memilih Hoodie Korea Original Agar Tidak Salah Beli

    July 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Jadwal Survei Lingkungan Belajar 2026 Dimajukan, Dicatat Tanggalnya
    • 12 Tempat Wisata di Malang dengan View Indah + Destinasi Favorit
    • 11 Penyebab Ginjal Rusak, Kebiasaan Nomor 4 Masih Sering Dilakukan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.