Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Pedagang Pasar Catat Kenaikan Harga Komoditas 25 Persen, Ini Sebabnya
    Ekonomi

    Pedagang Pasar Catat Kenaikan Harga Komoditas 25 Persen, Ini Sebabnya

    April 25, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pedagang Pasar Catat Kenaikan Harga Komoditas 25 Persen, Ini Sebabnya 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) menyampaikan bahwa pada fase kedua bulan Ramadan terdapat kenaikan sejumlah komoditas yang mencapai 25 persen. Hampir seluruh komoditas mengalami kenaikan.

    Ketua Bidang Infokom Dewan Pembina Pusat (DPP) Ikappi Muhammad Ainun Najib menyampaikan, tidak hanya gula bawang merah, minyak goreng dan daging yang harganya naik. Komoditas lain seperti bawang putih, buah buahan, tepung terigu, cabe cabean juga ikut merangkak naik.

    “Beberapa komuditas pangan mengalami kenaikan sebesar 25 persen. Hampir semua jenis cabe alami kenaikan pada fase ke 2 Ramadan ini. Biasanya kenaikan terjadi pada 1 minggu sebelum Idul Fitri dimulai,” jelas dia kepada JawaPos.com, Senin (25/4).

    Ia mencatat, beberapa komoditas yang naik antara lain, minyak goreng curah Rp 20.000, bawang merah Rp 45.000 yang sebelumnya Rp 38.000, bawang putih Rp 40.000, daging ayam Rp 40.000 dan telur Rp 25.800. Disusul gula pasir Rp 15.000, daging sapi Rp 150.000.

    Banyak faktor yang membuat harga komoditas naik di fase kedua Ramadan ini. “Demi menyambut Ramadan, masyarakat akan berbondong-bondong membeli barang belanjaan dan untuk persiapan Idul Fitri masyarakat juga akan mempersiapkan barang belanjaan sebelum pergi mudik lebaran,” terangnya.

    Pihaknya pun berharap pemerintah dapat membantu distribusi pangan aman sampai ke pasar. Dengan begitu, komuditas tersebut tersedia di pasar.

    “Hal ini kami meminta kepada pemerintah, hususnya minyak goreng, daging sapi dan gula pasir dapat membanjiri pasar, sehingga harga beberapa komuditas tersebut dapat ditekan dan tidak mengalami kelangkaan di pasar tradisional,” tutup Najib.


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTembakau Alternatif Disebut Lebih Rendah Risiko, Apa Alasannya?
    Next Article BRI Top! UMKM Pulih, Tancap Gas 3 Bulan Cetak Laba Rp.12,22 Triliun – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Indonesian Parrot Langka Muncul Lagi Usai Hilang
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.