Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»Ekonomi»Pelarangan Ekspor Migor Diharapkan Stabilkan Harga dan Stok Melimpah
    Ekonomi

    Pelarangan Ekspor Migor Diharapkan Stabilkan Harga dan Stok Melimpah

    April 24, 2022No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Pelarangan Ekspor Migor Diharapkan Stabilkan Harga dan Stok Melimpah 1
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    JawaPos.com – Pelarangan ekspor bahan baku minyak goreng oleh Pemerintah dinilai harus disikapi secara positif. Anggota Komisi VI DPR RI, Achmad Baidowi menyatakan, keberanian Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menahan ekspor minyak goreng disaat harga internasional sedang tinggi, semata hanya memprioritaskan terjaganya stabilitas harga di dalam negeri.

    “Pertimbangan pemerintah kami kira cukup matang dan tidak tergesa-gesa, karena risiko inflasi akibat pangan cukup tinggi, dan bisa berdampak pada naiknya jumlah penduduk miskin. Selama pandemi jumlah penduduk miskin telah meningkat menjadi 26,5 juta orang per September 2021,” kata pria yang akrab disapa Awiek, Minggu (24/4).

    Sekretaris Fraksi PPP DPR RI ini mengungkapkan, tingginya permintaan minyak goreng, baik kemasan maupun curah saat Ramadan tidak diimbangi dengan kenaikan sisi pasokan bahan baku minyak goreng. Karena itu memerlukan langkah yang extraordinary.

    Menurut Awiek, tanpa adanya langkah kongkret dari pemerintah dalam mendorong pasokan bahan baku minyak goreng, berakibat pada terjadinya antrean panjang masyarakat. Bahkan, para pelaku usaha kecil juga turut berebut minyak goreng curah.

    “Bayangkan untuk membeli minyak curah perlu menunjukkan KTP kepada petugas agar tidak terjadi pembelian ganda. Sementara harga minyak goreng kemasan yang dilepas ke mekanisme pasar terlalu jauh disparitas harganya,” ucap Awiek.

    Awiek mengungkapkan, berdasarkan data Badan Ketahanan Pangan selama masa Ramadan kenaikan permintaan minyak goreng sebesar 47 persen lebih tinggi dibanding waktu normal. Karena itu, Awiek mengungkapkan Pemerintah segera mengantisipasi lonjakan kebutuhan minyak goreng bagi industri makanan dan minuman, serta pelaku usaha kuliner seperti warung makan pascaa lebaran perlu segera diantisipasi.

    Editor : Mohamad Nur Asikin

    Reporter : Muhammad Ridwan


    Credit: Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleCinta Laura Jadi Brand Ambassador BRI
    Next Article What I Love is BRI, Perempuan Bisa Memulai Bisnis – KRJOGJA
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru (Ilustrasi/AI)

    Batu Bara Indonesia Masuk Babak Baru, Pemerintah Bentuk PT DSI untuk Atur Ekspor

    May 21, 2026
    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat (Instagram/@menkeuri)

    Purbaya Yudhi Sadewa Jadi Sorotan Saat Dolar AS Menguat

    May 18, 2026
    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter (Ilustrasi/AI)

    Harga BBM Pertamina Dex Terbaru Naik Lagi Rp27.900 per Liter

    May 5, 2026
    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing (Ilustrasi/Ai)

    Saham Gudang Garam Melonjak dan Diborong Investor Asing

    April 29, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.