Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pemanfaatan Riset untuk Perekonomian Masih Belum Optimal
    News

    Pemanfaatan Riset untuk Perekonomian Masih Belum Optimal

    August 6, 2018No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pemanfaatan Riset untuk Perekonomian Masih Belum Optimal

    Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir di Puspiptek Serpong (Foto: Humas)

    Serpong – Pemanfaatan riset, inovasi, dan teknologi untuk membangun perekonomian di Indonesia masih belum optimal. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menyebut, dewasa ini perekonomian nasional sebagian besar masih berbasis pada sumber daya alam semata.

    “Kalau kita perhatikan, memang kita masih resources economy, ekonomi yang berbasis pada sumber daya alam,” kata Menteri Nasir saat membuka diskusi Dewan Riset Nasional (DRN) dan kunjungan kerja Dewan Pertahanan Nasional (Wantanas), di Gedung Graha Widya Bhakti Puspiptek, Serpong, pada Senin (6/8).



    Perekonomian berbasis sumber daya alam, lanjut Nasir, hanya akan bertahan dalam hitungan puluhan tahun. Sementara perekonomian yang didasarkan pada ilmu pengetahuan, inovasi, dan teknologi dinilai lebih sustainable dan menghasilkan nilai tambah yang lebih tinggi.

    Di sisi lain, Nasir juga mengeluhkan aktivitas riset di Indonesia yang banyak dinilai hanya menghabiskan anggaran. Menurutnya, hal itu disebabkan karena riset dilakukan tidak dengan memandang kebutuhan industri dan masyarakat.

    Baca juga :

    • Cerita BJ Habibie Tolak Perintah Soeharto Produksi Senjata
    • Normalisasi Citarum Ditargetkan Rampung Dua Tahun
    • Wind Corona, Pengering Padi Kilat Ciptaan Mahasiswa ITS

    “Selama ini riset dipandang hanya menghabiskan anggaran. Karena pendekatannya supply side. Ke depannya harus demand side, maksudnya kebutuhan industri dan masyarakat itu apa,” jelasnya.

    Untuk mengintegrasikan riset di Indonesia, Menteri Nasir mengatakan, Kemristekdikti telah mengajukan Rancangan Undang-undang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (RUU Sisnas Iptek) ke DPR. Nantinya, sistem riset nasional diubah menjadi sistem industri.

    “Saat ini masih dalam pembahasan. Kami sudah mengajukan daftar isian masalah. Contohnya bagaimana mengintegrasikan riset. Riset itu di bidang apa saja, siapa yang bertanggung jawab, ini ada dalam RUU itu,” tuturnya.

    “Kalau sudah terintegrasi, seluruh kementerian/lembaga harus mengikuti itu,” tandas Nasir.

    Sementara itu, Presiden ke-3 RI B.J. Habibie yang hadir dalam acara tersebut menekankan pentingnya investasi dalam penguatan sumber daya manusia sebagai modal utama dalam pembangunan bangsa. Menurutnya, proses terpenting dalam membangun SDM adalah pembudayaan dan pendidikan.

    Habibie menambahkan, kunci dalam penguasaan teknologi adalah kemampuan mengkolaborasikan SDM dari multi disiplin ilmu. “Tidak ada satu pun produk teknologi yang dihasilkan hanya oleh satu disiplin ilmu,” lanjutnya.

    TAGS : Riset Inovasi Kemristekdikti Mohamad Nasir

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/38952/Pemanfaatan-Riset-untuk-Perekonomian-Masih-Belum-Optimal/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleBPK Kantongi Bukti Skandal Bos Gajah Tunggal Sjamsul Nursalim
    Next Article Gempa Lombok, 91 Orang Meninggal Dunia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis

    June 25, 2026
    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    Ancaman Ransomware Naik, Sysware Sebut EDR Adalah Investasi IT Krusial

    June 24, 2026
    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    Polda Sumbar Gelar Road to Kapolri Cup MLBB 2026, Ajak Generasi Muda Ukir Prestasi di Dunia Esports

    June 23, 2026
    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    Mengenal Prediction Market: Inovasi Pasar Prediksi yang Kian Populer di Era Digital

    June 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • Cek Desil Dinsos untuk Bansos 2026, Begini Cara Melihat Statusnya
    • 5 Jasa Konsultan KPI Terbaik di Indonesia untuk Efektivitas Bisnis
    • Apakah Niat Puasa 9 dan 10 Muharram dan Qadha Ramadhan Bisa Digabung?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.