Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Andalan NewsAndalan News
    • Home
    • News
    • International
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Automotive
    Andalan NewsAndalan News
    Home»News»Pembangunan Ibukota Baru Tidak Gunakan Dana Utang
    News

    Pembangunan Ibukota Baru Tidak Gunakan Dana Utang

    January 17, 2020No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp VKontakte Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
    Pembangunan Ibukota Baru Tidak Gunakan Dana Utang

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) disambut oleh Putra Mahkota UEA Mohamed Bin Zayed di Istana Qasr Al Watan, Abu Dhabi. ( Foto: Biro Pers Istana )

    Jakarta, Jurnas.com – Pembangunan Ibukota baru di Kalimantan Timur dipastikan tidak menggunakan utang, hanya kerja sama.

    “Yang kita tawarkan tidak ada pinjaman, tidak ada `government guarantee` (penjaminan pemerintah), jadi semua kerja sama,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (17/1/2020).

    Presiden Jokowi sebelumnya memperkirakan butuh dana Rp466 triliun untuk membangun ibu kota.

    Untuk membangun ibu kota baru yang terletak di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan di sebagian Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pemerintah juga sudah meminta tiga tokoh internasional untuk duduk sebagai Dewan Pengarah.

    Ketiganya adalah Putra Mahkota Abu Dhabi Syekh Mohammed Zayed bin Al Nahyan, CEO Softbank Masayoshi Son, dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair.

    Baca juga.. :

    • Harry Maguire Resmi jadi Kapten Baru MU
    • Pemerintah Kejar Pajak Netflix Lewat Omnibus Law
    • Divestasi Saham Vale Dukung Pengembangan Mobil Listrik

    “Ada nama besar lain yang ingin juga ikut masuk, tapi sampai saat ini belum kita beri lampu hijau. Kebanyakan, tiga ini dulu,” ungkap Presiden Jokowi.

    Presiden Jokowi mengaku meminta sendiri kepada ketiganya untuk dapat ikut membantu di Dewan Pengarah.

    “Ini penghargaan yang tinggi. Kita ini negara besar loh, bangsa besar loh. Jangan pesimis begitu (dengan) diberikan penghargaan untuk duduk di dalam Dewan Pengarah perpindahan ibu kota ini kerja besar loh dan akan jadi sejarah,” ungkap Presiden Jokowi.

    Presiden Jokowi menjelaskan bahwa Dewan Pengarah perpindahan ibu kota juga tidak mendapatkan gaji.

    “Sudah saya sebutkan angka kekayaannya (Syekh Mohammed Zayed bin Al Nahyan) US$ 1,4 triliun, enggak kuat lah kita gaji beliau, apa yang mau saya gaji,” kata Joko Widodo.

    Presiden pun membantah pemerintah melego Pulau Mori di Sulawesi Tengah kepada Syekh Mohammed Zayed bin Al Nahyan karena duduk sebagai Dewan Pengarah.

    Kita ini bukan menawarkan pulau. Kita menawarkan investasi. Jangan ditulis berbeda. Pulau kita ini banyak, kalau mau ada investasi di sebuah kabupaten ya silakan. Misalnya di Labuan Bajo yang ini sedang kita dorong, kita ini negara kepulauan ya pasti di sebuah pulau,” katanya.

    Sedangkan untuk melaksanakan teknis pemindahan ibu kota, seluruhnya dilakukan oleh Badan Otorita Ibu Kota.

    “Kita ini dari penanggung jawab dan di BOI (Badan Otorita Ibu Kota) itu orang Indonesia semua. Organisasinya kan di BOI, 100 persen kita semua di situ,” tegas Presiden.

    Syekh Mohamed bin Zayed adalah putra mahkota Abu Dhabi yang juga Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Uni Emirat Arab.

    Pada 2019 Syekh Mohamed datang ke Indonesia dan bertemu Presiden Jokowi, dan berjanji akan menghadiahi Jokowi sebuah masjid untuk dibangun di Solo. Desain serta anggaran sepenuhnya ditanggung Pangeran Abu Dhabi itu.

    Masayoshi Son merupakan CEO Softbank, distributor PC software. Namanya identik dengan bisnis melalui internet di Jepang. Saat bisnis internet belum ramai di Jepang, bisnis dunia mayanya sudah tergolong luar biasa. Kekayaan pribadinya di 3 perusahaan publik Jepang (Sofbank, Yahoo Japan, dan Pasano Sofbank) sudah bernilai 2 miliar dolar AS.

    Tony Blair yang memiliki nama lengkap Anthony Charles Lynton Blair adalah mantan Perdana Menteri Inggris. Ia menjadi perdana menteri pada usia 44 tahun atau yang termuda di Inggris sejak 1812. Ia menjabat perdana menteri Sejak 2 Mei 1997 hingga 27 Juni 2007

    TAGS : Joko Widodo Ibukota Baru utang Syekh Mohammed Zayed bin Al Nahyan

    This article is automatically posted by WP-AutoPost Plugin

    Source URL:http://www.jurnas.com/artikel/65898/Pembangunan-Ibukota-Baru-Tidak-Gunakan-Dana-Utang/

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr WhatsApp Email
    Previous ArticleTingkatkan Nasionalisme, PTDI STTD Gelar Kuliah Umum Kebangsaan
    Next Article Harun Masiku Diyakini Bakal Kembali ke Indonesia
    Tim Redaksi
    • X (Twitter)

    Related Posts

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW

    June 4, 2026
    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin (Ilustrasi/AI)

    Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin

    June 4, 2026
    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri (Instagram)

    Dino Patti Djalal Kritik Prabowo soal Kunjungan Luar Negeri

    June 2, 2026
    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya untuk Bisnis Anda

    Keunggulan Jasa Import China Terpercaya Armocargo untuk Bisnis Anda

    May 25, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    You must be logged in to post a comment.

    Recent News
    • 5 Cara Mengenal Koleksi Kaos Branded Lifework yang Sedang Tren, Awas KW
    • Harga Obat Naik 2026 Mendadak Diungkap Budi Gunadi Sadikin
    • SPMB Jateng 2026 Jalur Prestasi Punya Aturan Baru?
    • situs 4d
    • toto 4d
    • bandar togel
    • slot pg
    • bandar toto
    • demo slot pg
    • situs toto
    • toto online
    • toto online
    • situs toto online
    • Link Bandar Togel
    • toto online
    • situs jitu

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.